Sekretaris Kecamatan Mauk diberi sanksi karena main game PlayStation saat jam pelayanan

Pemerintah Kabupaten Tangerang memberikan teguran dan sanksi kepada Sekretaris Kecamatan Mauk berinisial MK yang kedapatan bermain game PlayStation pada jam pelayanan.

Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang Beny Rachmat menyatakan pelanggaran tersebut telah terbukti melanggar PP 94 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Camat Mauk telah melakukan pemanggilan, klarifikasi, dan pemeriksaan terhadap pegawai yang bersangkutan.

Camat Mauk Angga Yuliantono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas video yang beredar di media sosial. Ia berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki kinerja internal.

Pihak BKPSDM telah melakukan pembinaan kepada seluruh perangkat daerah dan inspeksi mendadak guna mencegah kejadian serupa. Sanksi ini merupakan bentuk ketegasan pemerintah daerah dalam menjaga disiplin aparatur sipil negara.

Artikel Terkait

KPK officers escort 13 suspects, including Cilacap Regent, to Jakarta headquarters after bribery raid.
Gambar dihasilkan oleh AI

KPK brings 13 people linked to Cilacap regent OTT to Jakarta

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Indonesia's Corruption Eradication Commission (KPK) transported 13 out of 27 individuals secured in a raid on Cilacap Regent Syamsul Auliya Rachman to Jakarta for further questioning. They arrived at the KPK headquarters early Saturday after departing Cilacap Friday night. The case involves alleged bribery related to projects in Cilacap Regency.

West Java Governor Dedi Mulyadi directly oversaw sanctions against nine students at SMAN 1 Purwakarta who insulted their teacher by showing the middle finger, an incident that went viral on social media. The sanctions involve character-building activities such as cleaning the school environment and religious guidance. The teacher, Bu Atun, has forgiven the students.

Dilaporkan oleh AI

A video of DPRD Jember member Achmad Syahri Assidiqi playing games and smoking during a Commission D meeting on stunting and health issues on 11 May 2026 has gone viral on social media.

Indonesia's Corruption Eradication Commission (KPK) has named Tulungagung Regent Gatut Sunu Wibowo and his aide Dwi Yoga Ambal as suspects in an alleged corruption extortion case in Tulungagung Regency, East Java, following a sting operation. KPK Enforcement Deputy Asep Guntur Rahayu said the designation was based on sufficient evidence. The suspects are detained from April 11 to 30, 2026.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak