Kritik terhadap dugaan korupsi seragam sekolah bupati Langkat

Pengamat pendidikan mengkritik dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah yang menjerat Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin. Mereka menilai praktik itu merugikan orang tua siswa dan anggaran pendidikan.

Pengamat pendidikan Satriawan Salim mengecam dugaan gratifikasi dalam proyek seragam sekolah dasar. Ia menyebut praktik itu merugikan orang tua murid di tengah biaya pendidikan yang masih mahal.

"Kami sebagai organisasi pendidikan dan guru sangat mengecam peristiwa terjadinya korupsi pakaian ya," kata Satriawan kepada wartawan pada 6 Juli 2026.

Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji menilai anggaran pendidikan rentan terhadap penyimpangan. Ia meminta KPK mengusut kasus hingga tuntas dan Kementerian Dalam Negeri melakukan audit tata kelola di Kabupaten Langkat.

Ubaid juga menyoroti dugaan jual beli jabatan kepala sekolah dalam perkara tersebut.

Artikel Terkait

Courtroom scene of former regent Sudewo denying extortion charges in Semarang court
Gambar dihasilkan oleh AI

Former Pati Regent Sudewo Denies Rp2.49 Billion Extortion Charges at First Hearing

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Former Pati Regent Sudewo denied extortion charges against prospective village officials during his first hearing at the Semarang Corruption Court on Monday (15/6/2026). Prosecutors from the KPK accused Sudewo and three village heads of illegally collecting Rp2.49 billion.

The Corruption Eradication Commission has named Langkat Regent Syah Afandin and his former campaign aide as suspects in an alleged project bribery case in Langkat Regency.

Dilaporkan oleh AI

Home Minister Tito Karnavian expressed concern over the KPK's arrest operation targeting West Lombok Regent Lalu Ahmad Zaini on Monday.

The Corruption Eradication Commission named Kuantan Singingi Regent Suhardiman Amby, Regional Secretary Zulkarnain and Ardiles as suspects in an alleged bribery case involving the sale of positions.

Dilaporkan oleh AI

The Corruption Eradication Commission suspects an envelope left by inactive Kuantan Singingi Regent Suhardiman Amby at the forestry minister's office contained Singapore dollars. The allegation arose during a graft investigation into a forest permit.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak