NASA telah memajukan peluncuran misi Crew-12 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional menjadi 11 Februari, setelah kembalinya kru sebelumnya lebih awal karena masalah medis. Para astronot akan bergabung dengan tiga penghuni tersisa di laboratorium orbit tersebut. Misi ini berasal dari Cape Canaveral di Florida.
Misi Crew-12 merupakan penyesuaian cepat dalam jadwal NASA untuk Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Awalnya dijadwalkan pada 15 Februari, peluncuran dimajukan menjadi tidak lebih awal dari pukul 6:01 pagi Waktu Timur pada 11 Februari dari Cape Canaveral, Florida. Kru saat ini dalam karantina, dan jika semuanya berjalan lancar, kapsul Dragon SpaceX mereka akan merapat dengan ISS sekitar pukul 10:30 pagi pada 12 Februari. Hal ini menyusul berakhirnya misi Crew-11 lebih awal, yang mengembalikan keempat anggotanya ke Bumi pada 15 Januari—sekitar sebulan lebih cepat dari jadwal—karena masalah medis pada salah satu astronot. Meskipun individu tersebut tetap stabil, ISS tidak memiliki peralatan yang diperlukan untuk diagnosis yang tepat. Kepergian tersebut meninggalkan stasiun di bawah pengawasan sementara tiga personel: astronot NASA Chris Williams dan dua kosmonot Rusia. Crew-12 terdiri dari astronot NASA Jessica Meir dan Jack Hathaway, Sophie Adenot dari Badan Antariksa Eropa, dan kosmonot Roscosmos Andrey Fedyaev. Mereka akan memperkuat operasi stasiun, mengembalikan jumlah penghuni yang lebih lengkap. Gangguan baru-baru ini melibatkan SpaceX yang membumikan roket Falcon 9 karena kerusakan tahap atas, yang sempat menimbulkan keraguan pada jadwal. Namun, Administrasi Penerbangan Federal mengizinkan kendaraan tersebut terbang pada 6 Februari, membuka jalan bagi misi ini. NASA berencana menyiarkan secara langsung acara pra-peluncuran, peluncuran, dan pengereman di NASA+, Amazon Prime Video, dan YouTube, dengan liputan dimulai pukul 4 pagi Waktu Timur pada hari peluncuran. Misi ini menekankan kolaborasi internasional yang berkelanjutan dalam eksplorasi ruang angkasa di tengah tantangan operasional.