Studi tidak menemukan peradangan otak meluas pada penderita long COVID

Para peneliti di Finlandia tidak menemukan bukti adanya peradangan otak yang meluas pada penderita long COVID. Temuan ini justru mengaitkan gejala yang lebih parah dengan peningkatan aktivitas di area otak yang terlibat dalam emosi dan ingatan.

Sebuah tim di University of Turku memeriksa 14 orang penderita long COVID menggunakan pemindaian PET dan MRI. Mereka membandingkan hasilnya dengan pemindaian dari 11 sukarelawan sehat dan 13 pasien sklerosis ganda. Tidak ada perbedaan berarti dalam penanda peradangan otak yang muncul antara kelompok long COVID dan kelompok kontrol yang sehat. Pasien long COVID juga menunjukkan peradangan materi putih yang jauh lebih sedikit dibandingkan kelompok sklerosis ganda.

Artikel Terkait

Illustration of mutated blood cells entering the brain through the blood-brain barrier, linked to Alzheimer's pathology.
Gambar dihasilkan oleh AI

Study finds blood-cancer-linked mutations in brain immune cells tied to Alzheimer’s pathology

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Researchers at Boston Children’s Hospital report that mutations commonly associated with clonal blood-cell expansion and some blood cancers were enriched in microglia-like immune cells in Alzheimer’s brains and were also detectable in matched blood samples. The Cell study proposes that age- or injury-related weakening of the blood-brain barrier could allow mutated blood immune cells to enter the brain, potentially amplifying inflammation and contributing to neurodegeneration.

A common antidepressant has shown strong results against persistent fatigue caused by long COVID in a new clinical trial. The study found that fluvoxamine improved symptoms and quality of life for participants in Brazil.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

A three-year analysis following 3,966 adults ages 19 to 94 found measurable improvements in a multidimensional brain-health score among participants who used brief daily online training tools, including people in their 80s and beyond.

Researchers have identified a rare genetic mutation that may help people from long-lived families stay healthier longer by reducing harmful inflammation. The findings were presented at the European Society of Human Genetics conference in Gothenburg.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak