Mahkamah Agung AS pada hari Kamis mengeluarkan perintah darurat yang mengizinkan distribusi obat aborsi mifepristone melalui pos untuk terus berlanjut secara nasional. Putusan yang tidak ditandatangani tersebut untuk sementara memblokir keputusan pengadilan banding federal yang sebelumnya membatalkan kebijakan era Biden yang mengizinkan resep dan pengiriman secara daring.
Perintah tersebut tidak memberikan penjelasan hukum. Hakim Samuel Alito dan Clarence Thomas menyampaikan perbedaan pendapat, di mana Alito menulis bahwa keputusan tersebut melanggengkan skema yang merusak putusan Dobbs, sementara Thomas menggambarkan sistem pengiriman pos sebagai sebuah praktik kriminal di mana pemohon tidak dapat mengklaim kerugian berdasarkan hilangnya keuntungan.