Dramatic illustration of a man assaulting SPBU workers at an East Jakarta gas station over a fuel dispute, with police approaching.
Dramatic illustration of a man assaulting SPBU workers at an East Jakarta gas station over a fuel dispute, with police approaching.
Gambar dihasilkan oleh AI

Pria diduga oknum aparat aniaya petugas SPBU di Jakarta Timur

Gambar dihasilkan oleh AI

Seorang pria yang mengaku membawa mobil jenderal menganiaya tiga petugas SPBU di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, akibat perselisihan barcode Pertalite. Korban mengalami luka serius termasuk gigi patah, sementara polisi sedang memburu pelaku. Kasus ini ditangani serius oleh Polda Metro Jaya untuk mengusut dugaan keterlibatan oknum aparat.

Insiden penganiayaan terjadi di SPBU 3413901 Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, melibatkan seorang pria yang diduga oknum aparat. Menurut operator Lukman Hakim (19), perselisihan bermula dari ketidaksesuaian barcode pembelian BBM jenis Pertalite. Pria tersebut berulang kali mengatakan, "Kamu tahu tidak ini barcode-nya jenderal? Kamu tidak tahu ini barcode jenderal?" dan menyebut "Kapolda" saat membentak petugas.

Lukman mengaku kaget dan takut, khawatir pelaku benar-benar aparat atau membawa senjata api, sehingga petugas memilih tidak melawan. Rekannya, Abud Mahmudin (28), yang mendekat untuk melihat situasi, dipukul di mata hingga pusing, lalu di pipi dan belakang telinga, menyebabkan gigi patah setengah dan berdarah. "Gigi saya patah jadi setengah doang, tidak rata. Berdarah karena sarafnya kena pas dihajar bagian pipi," kata Abud. Akibatnya, ia kesulitan makan, berbicara, dan menjalani visum pada 23 Februari pukul 14.00 WIB di RS Polri Kramat Jati.

Staf lain, Mukhlisin (38), membenarkan pelaku menyebut "mobil jenderal" dan "Kapolda" dalam video yang beredar. Pelaku juga sempat mengambil tas operator, tapi petugas memilih melapor ke polisi untuk menghindari eskalasi. Lukman menduga pelaku mabuk karena sikap emosional, badan lemas, dan kesulitan membuka pintu mobil, meski tidak bisa memastikan aroma mulutnya.

Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas Kombes Polisi Budi Hermanto menyatakan Polres Metro Jakarta Timur dan Ditreskrimum sedang mendalami kasus. Jika terbukti pelaku anggota Polri, akan diserahkan ke Propam. Manajemen SPBU berharap penyelidikan tuntas untuk mencegah penyalahgunaan nama institusi.

Artikel Terkait

Police officers and security guard resolving conflict amicably at Bundaran HI.
Gambar dihasilkan oleh AI

Three Polda Jabar members resolve altercation with security guard at Bundaran HI amicably

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Mediation between security guard Fiktor Harefa and three Polda Jabar members in a Toyota Alphard ended peacefully on Friday (24/7/2026). The altercation at Bundaran HI in Central Jakarta on Wednesday (22/7/2026) was resolved amicably with mutual forgiveness.

A PPSU operational vehicle was involved in a single-vehicle accident on Jalan Utan Jati, Kalideres, West Jakarta, on Friday, June 26, 2026, around 10:30 WIB.

Dilaporkan oleh AI

The Polda Metro Jaya Begal Hunter Team arrested eight street crime suspects in Jakarta. One case handled involved the snatching of a phone from an Italian national at Bundaran HI.

Police have arrested four suspects in the robbery with violence and murder of Dimaris Isni Sitio (60) in Pekanbaru. One suspect is the victim's son-in-law, motivated by resentment and desire to seize assets. The victim was found dead on April 29, 2026.

Dilaporkan oleh AI

Kortastipidkor Polri named former Jampidsus Febrie Adriansyah and Don Ritto as suspects on Saturday July 11 2026 in three alleged corruption and TPPU cases.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak