Prabowo sebut serangan air keras ke aktivis KontraS sebagai terorisme

Presiden Prabowo Subianto menyebut kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus sebagai tindakan terorisme yang biadab dan harus diusut tuntas hingga ke dalangnya. Ia menekankan penegakan hukum tanpa pandang bulu, termasuk jika melibatkan aparat negara.

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, merupakan terorisme. „Ini adalah terorisme. Ini tindakan biadab. Harus kita kejar. Harus kita usut!” ujarnya, dikutip dari rilis Badan Komunikasi RI pada 19 Maret 2026. Ia menuntut pengusutan mencakup aktor intelektual, termasuk „siapa yang menyuruh, siapa yang membayar“ dan tidak berhenti pada pelaku lapangan. Prabowo menjamin tidak ada impunitas bagi pelaku, meski dari aparat. „Ya jelas dong (kalau itu dari aparat). Tidak akan! Saya menjamin!“ katanya. Ia ingin Indonesia yang beradab tanpa kekerasan semacam itu. Sebelumnya, Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto mengungkap pada 18 Maret 2026 bahwa empat prajurit TNI dari Denma BAIS TNI diduga terlibat. Mereka telah diamankan, dan motif sedang didalami. Prabowo terbuka terhadap tim independen netral untuk mengusut kasus, seraya menyerahkan proses kepada aparat penegak hukum seperti Polri dan lembaga lain.

Artikel Terkait

Andrie Yunus, acid attack survivor, with right eye bandaged after third surgery, in hospital surrounded by medical staff.
Gambar dihasilkan oleh AI

Andrie Yunus's Right Eye to Be Covered for Four Months After Third Surgery in Acid Attack Aftermath

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Following the acid attack on March 12, 2026, KontraS activist Andrie Yunus underwent a third surgery on March 28, revealing a leak in his right eyeball wall. Doctors at RSCM will cover the eye for four months to aid healing. Four TNI suspects remain detained, and President Prabowo Subianto calls for a thorough probe into the 'terrorism' case.

Jakarta's Military Prosecutor II-07 states the motive behind four TNI soldiers' acid attack on KontraS activist Andrie Yunus was a personal grudge. The case has been transferred to Military Court II-08 Jakarta amid protests from advocacy groups. The first hearing is set for April 29.

Dilaporkan oleh AI

The demands hearing for four Denma BAIS TNI members was held today at the Military Court II-08 Jakarta.

President Prabowo Subianto reaffirmed his commitment to eradicating corruption while closing the Nahdlatul Ulama event in Bangkalan, East Java.

Dilaporkan oleh AI

President Prabowo Subianto received a phone call from Palestinian President Mahmoud Abbas on Monday evening to discuss recent developments in Palestine.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak