Police press conference illustration depicting timeline of failed acid attack attempts in Bekasi, with arrested suspects and evidence.
Police press conference illustration depicting timeline of failed acid attack attempts in Bekasi, with arrested suspects and evidence.
Gambar dihasilkan oleh AI

Polisi ungkap percobaan gagal penyiraman air keras di Bekasi

Gambar dihasilkan oleh AI

Polisi mengungkap bahwa tiga pelaku penyiraman air keras terhadap warga berinisial TW (54) di Tambun Selatan, Bekasi, sempat tiga kali gagal sebelum berhasil pada 30 Maret 2026. Motifnya berawal dari sakit hati pelaku utama sejak 2018. Ketiga pelaku telah ditangkap dan disangkakan dengan pasal KUHP.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, mengungkap fakta baru pada 3 April 2026. Tiga pelaku berinisial PBU (29), MSNM (28), dan SR (23) melakukan tiga percobaan gagal penyiraman air keras terhadap TW di Jalan Bumi Sani Permai, Desa Setia Mekar, Tambun Selatan.

Percobaan pertama pada 22 Maret 2026 gagal karena pelaku ragu menentukan eksekutor. Kedua pada 24 Maret setelah bertemu korban, dua pelaku masih takut. Ketiga pada 27 Maret, korban tidak di rumah. Keempat pada 30 Maret pukul 04.51 WIB berhasil, dengan MSNM menuang asam sulfat ke gayung pink dan SR mengendarai motor.

Motifnya, menurut Sumarni, berasal dari PBU yang sakit hati. Pada 2018, TW merendahkan pekerjaannya sebagai ojol saat tetangga. Tahun 2019, TW tutup bak sampah dengan pot bunga. Tahun 2025, tatapan sinis TW saat salat di musala.

Pelaku ditangkap 2 April: SR pukul 00.30 WIB di rumahnya, PBU pukul 01.00 WIB, dan MSNM di Jati Asih. PBU perencana, MSNM pelaku siram, SR sopir. Disita CCTV, visum, mobil Fortuner hitam, dua motor, dan barang bukti lain. Mereka disangkakan Pasal 469 ayat (1) dan 470 KUHP.

Peristiwa terekam CCTV dan viral di Instagram @infobekasi, menunjukkan korban panik usai shalat subuh.

Artikel Terkait

Hospital scene of acid attack victim Andrie Yunus bandaged and surrounded by UN officials and Indonesian ministers, illustrating global concern over violence against human rights defenders.
Gambar dihasilkan oleh AI

PBB prihatin atas serangan air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Pejabat PBB menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus di Jakarta Pusat pada 12 Maret 2026. Mereka mendesak penyelidikan menyeluruh dan penangkapan pelaku untuk melindungi pembela hak asasi manusia. Pemerintah Indonesia melalui menteri terkait mengecam kekerasan tersebut dan meminta polisi usut tuntas.

Presiden Prabowo Subianto menyebut kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus sebagai tindakan terorisme yang biadab dan harus diusut tuntas hingga ke dalangnya. Ia menekankan penegakan hukum tanpa pandang bulu, termasuk jika melibatkan aparat negara.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria yang mengaku membawa mobil jenderal menganiaya tiga petugas SPBU di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, akibat perselisihan barcode Pertalite. Korban mengalami luka serius termasuk gigi patah, sementara polisi sedang memburu pelaku. Kasus ini ditangani serius oleh Polda Metro Jaya untuk mengusut dugaan keterlibatan oknum aparat.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Rano Alfath, mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan oleh anggota Brimob Bripda MS terhadap siswa madrasah Arianto Tawakal (14) di Tual, Maluku, yang berujung kematian. Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan kemarahannya atas insiden tersebut dan menjanjikan proses hukum tanpa kompromi. Polda Maluku memastikan sidang etik dan penyidikan pidana berjalan cepat serta transparan.

Dilaporkan oleh AI

Komnas HAM menyatakan proses pemulihan aktivis KontraS Andrie Yunus, korban penyiraman air keras, bisa memakan waktu hingga dua tahun akibat luka bakar kimia asam kuat. Operasi masih berlangsung, dengan enam bulan pertama sebagai periode krusial. RSCM melaporkan operasi terpadu dilakukan pada 25 Maret 2026 untuk menangani kerusakan pada mata kanan dan area lain.

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, telah ditutup setelah seluruh 13 korban longsor sampah pada 8 Maret 2026 ditemukan. Dari jumlah tersebut, enam orang selamat dan tujuh meninggal dunia. Insiden ini menimbulkan panggilan untuk menghentikan metode pengelolaan sampah open dumping.

Dilaporkan oleh AI

Polisi Resor Metro Depok menetapkan seorang pria berinisial H sebagai tersangka dalam kasus ancaman bom terhadap 10 sekolah di Depok, Jawa Barat, pada 23 Desember 2025. Tersangka memilih sekolah secara acak menggunakan metode seperti AI untuk mengirim email palsu atas nama mantan pacarnya, Kamila Hamdi. Motifnya adalah kekecewaan karena lamaran ditolak dan keinginan mencari perhatian.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak