Proses pemulihan Andrie Yunus diperkirakan hingga dua tahun

Komnas HAM menyatakan proses pemulihan aktivis KontraS Andrie Yunus, korban penyiraman air keras, bisa memakan waktu hingga dua tahun akibat luka bakar kimia asam kuat. Operasi masih berlangsung, dengan enam bulan pertama sebagai periode krusial. RSCM melaporkan operasi terpadu dilakukan pada 25 Maret 2026 untuk menangani kerusakan pada mata kanan dan area lain.

Jakarta – Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin P. Siagian mengungkapkan bahwa luka Andrie Yunus dikategorikan sebagai luka bakar akibat zat kimia asam kuat. Proses pemulihan diperkirakan berlangsung enam bulan hingga dua tahun, dengan operasi yang masih terus dilakukan. Enam bulan pertama menjadi fase krusial untuk stabilitas kondisi luka dan respons tubuh, kata Saurlin di Jakarta pada Kamis (27/3/2026). Komisioner Mediasi Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi menambahkan bahwa penanganan medis telah intensif, meski kondisi mata kanan masih dianalisis. “Mereka belum bisa menyimpulkan apakah mengalami penurunan atau peningkatan, itu masih dalam proses,” ujar Pramono. RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) melalui Manajer Hukum dan Humas Yoga Nara melaporkan operasi pada 25 Maret 2026 pukul 10.00 WIB. Tindakan mencakup pemindahan jaringan, penempelan membran amnion, debridement, dan cangkok kulit pada mata, dada, serta pundak. Ditemukan iskemia pada 40 persen area bawah sklera mata kanan, menyebabkan penipisan jaringan. Fokus saat ini mempertahankan integritas bola mata dan mengendalikan inflamasi. Kasus ini terkait dugaan keterlibatan TNI, dengan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letjen Yudi Abrimantyo menyerahkan jabatannya. Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mendesak penegakan hukum melalui peradilan umum. “Di dalam negara hukum tidak boleh ada warga negara atau kelompok yang diistimewakan peradilannya,” kata Al Araf dari Centra Initiative.

Artikel Terkait

Andrie Yunus, acid attack survivor, with right eye bandaged after third surgery, in hospital surrounded by medical staff.
Gambar dihasilkan oleh AI

Andrie Yunus's Right Eye to Be Covered for Four Months After Third Surgery in Acid Attack Aftermath

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Following the acid attack on March 12, 2026, KontraS activist Andrie Yunus underwent a third surgery on March 28, revealing a leak in his right eyeball wall. Doctors at RSCM will cover the eye for four months to aid healing. Four TNI suspects remain detained, and President Prabowo Subianto calls for a thorough probe into the 'terrorism' case.

Latest update on KontraS activist Andrie Yunus, acid attack victim from March 12, 2026: RSCM reports 40% limbal stem cell damage in his right eye. He remains stable in intensive care. Investigations advance with identified suspects from police and TNI.

Dilaporkan oleh AI

In an update on the March 12, 2026, acid attack on KontraS activist Andrie Yunus in Central Jakarta, the government is fully funding his treatment at RSCM, where he remains stable but faces a long recovery. President Prabowo Subianto has directed police to conduct a thorough, transparent investigation.

The legal process against Bripda Mesias Siahaya, a Brimob member who assaulted student Arianto Tawakal to death in Tual City, Maluku, continues. The case file was handed over to the Tual District Prosecutor's Office on February 24, 2026, with a maximum penalty of 15 years in prison. Additionally, he has been dishonorably discharged from the police through an ethics hearing.

Dilaporkan oleh AI

Muhammad Kerry Adrianto Riza, son of fugitive Riza Chalid, was sentenced to 15 years in prison by Jakarta's Corruption Court for corruption in Pertamina's crude oil and refinery products management from 2018 to 2023. He plans to appeal, claiming many trial facts were ignored by the judges. The ruling also includes fines and repayment of Rp2.9 trillion.

Indonesian TNI soldier Praka Rico Pramudia (31), serving with UNIFIL in Lebanon, died after nearly a month of treatment for severe injuries from an artillery attack on 29 March 2026. UNIFIL announced his death on platform X, offering condolences to his family and Indonesia.

Dilaporkan oleh AI

Indonesia's Corruption Eradication Commission (KPK) has named Tulungagung Regent Gatut Sunu Wibowo and his aide Dwi Yoga Ambal as suspects in an alleged corruption extortion case in Tulungagung Regency, East Java, following a sting operation. KPK Enforcement Deputy Asep Guntur Rahayu said the designation was based on sufficient evidence. The suspects are detained from April 11 to 30, 2026.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak