Panas ekstrem membahayakan pekerja pemulihan badai topan

Riset baru menyoroti bahaya panas ekstrem yang terabaikan bagi pekerja pembersihan pasca-badai topan, seperti terlihat setelah Badai Beryl di Texas. Studi dari University of Georgia yang diterbitkan di GeoHealth mencatat bahwa panas menimbulkan sebanyak kematian seperti badai itu sendiri dalam kasus tersebut. Perubahan iklim memperparah risiko ini dengan mengintensifkan badai dan memperpanjang cuaca panas.

Hari-hari setelah sebuah badai topan mungkin tampak tenang dengan langit cerah, tetapi bahaya tersembunyi masih mengintai, khususnya bagi pekerja pemulihan yang menghadapi panas ekstrem. Sebuah studi oleh peneliti di University of Georgia, yang diterbitkan di jurnal GeoHealth, meneliti dampak pasca-Badai Beryl, yang melanda Texas pada Juli 2024. Badai tersebut secara langsung membunuh 14 orang akibat tenggelam atau puing jatuh, sementara 14 kematian lain terjadi karena panas sesudahnya, meskipun belum jelas berapa banyak korban yang merupakan pekerja tanggap bencana. Lead author Andrew Grundstein menekankan skala masalahnya: “Anda mengalami sebanyak kematian terkait panas seperti dari efek langsung ini. Jadi saya pikir panas benar-benar masalah yang perlu kita pertimbangkan, terutama ketika listrik padam.” Penelitian ini berfokus pada pekerja yang melakukan tugas luar ruangan melelahkan, seperti membersihkan puing dan memulihkan listrik. Kru-kru ini sering kali berasal dari daerah yang lebih sejuk, sehingga kurang terbiasa dengan panas selatan yang membakar selama musim badai topan. Langkah keselamatan panas standar mencakup istirahat rutin, hidrasi, dan pemantauan individu dengan kondisi kesehatan. Namun, Grundstein mencatat tantangan dalam situasi darurat: “Tetapi masalah dengan respons darurat, bukan — itu tidak selalu memungkinkan untuk mudah memberi orang istirahat ketika nyawa orang terancam.” Pemadaman listrik semakin menyulitkan pemulihan dengan menghapus akses ke pendingin udara. Studi ini merekomendasikan strategi yang disesuaikan, seperti mengerahkan staf tambahan untuk rotasi shift dan menggunakan pakaian pendingin. Studi ini juga memperingatkan bahwa perubahan iklim memperburuk ancaman tersebut: hari musim panas yang lebih panas di tempat-tempat seperti Houston menjadi lebih umum, dan musim hangat meluas hingga bulan puncak badai topan September dan Oktober. Grundstein menambahkan, “Jika ada lebih banyak hari panas, itu pasti akan meningkatkan risikonya. Jika musimnya meluas, musim hangat, itu juga berpotensi meningkatkan risiko bagi orang-orang.” Manajer darurat dan organisasi harus memprioritaskan risiko panas agar pekerja dapat menyelesaikan tugas vital mereka tanpa bahaya tambahan.

Artikel Terkait

Heatwave in southern Sweden with fire warnings and drought conditions.
Gambar dihasilkan oleh AI

Heatwave reaches southern Sweden with warnings and fire bans

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

SMHI has issued orange warnings for high temperatures in parts of Götaland. Fire bans are in place on Gotland, in Malmö and Lund due to drought and fire risk.

Organisasi Meteorologi Dunia dan Organisasi Pangan dan Pertanian telah menerbitkan laporan bersama yang merinci bagaimana panas ekstrem mengganggu produksi pangan global. Dokumen tersebut menyoroti dampak parah di Brasil dan negara-negara lain, serta mendesak adanya strategi adaptasi yang lebih baik. Laporan ini merupakan tanggapan atas seruan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menangani risiko panas bagi para pekerja dan sistem pangan.

Dilaporkan oleh AI

Seiring meningkatnya suhu akibat perubahan iklim yang membahayakan atlet pelajar, negara-negara bagian di Amerika Serikat menerapkan berbagai kebijakan keselamatan dari panas untuk latihan olahraga. Sekolah-sekolah kaya menawarkan fasilitas pendingin canggih, sementara distrik yang lebih miskin berjuang untuk memenuhi standar dasar. Para ahli memperingatkan bahwa kesenjangan pendanaan membuat perlindungan menjadi tidak konsisten di seluruh negeri.

A yellow warning has been issued for high temperatures in parts of Blekinge and Kalmar counties on Thursday and Friday. Tropical heat is expected this weekend, posing risks to vulnerable groups.

Dilaporkan oleh AI

Sebuah analisis baru memproyeksikan bahwa panas akibat iklim dapat menyebabkan kurang tidur yang signifikan bagi manusia menjelang akhir abad ini, dengan efek beruntun terhadap perkembangan kognitif dan pendapatan global.

A man in his 80s in Seoul died from heat-related illness, marking South Korea's first such death this year and the earliest on record.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak