Kemenkomdigi kecam rating IGRS di Steam bukan klasifikasi resmi

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) menegaskan bahwa rating Indonesia Game Rating System (IGRS) yang ditampilkan di platform Steam bukan hasil klasifikasi resmi pemerintah. Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Sonny Hendra Sudaryana menyatakan rating tersebut berasal dari mekanisme self-declare tanpa verifikasi. Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik terkait kelayakan usia game.

Kemenkomdigi menyatakan bahwa tampilan rating IGRS pada sejumlah game di Steam masih menggunakan mekanisme internal berbasis self-declare dan belum melalui proses verifikasi resmi sesuai ketentuan Indonesia.

"Rating yang beredar tersebut bukan merupakan hasil klasifikasi resmi IGRS. Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik, terutama terkait kelayakan usia suatu gim," kata Sonny Hendra Sudaryana di Jakarta pada Minggu (5/4/2026), seperti dilaporkan Republika dan ANTARA.

Kemenkomdigi menekankan kewajiban pelaku usaha digital untuk menyampaikan informasi akurat, jelas, dan tidak menyesatkan, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2024 (Revisi UU ITE), Permen Kominfo Nomor 2 Tahun 2024 tentang Klasifikasi Gim, serta Permen Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.

Kementerian akan meminta klarifikasi dari Steam dan membahas lebih lanjut untuk memastikan kepatuhan. "Kami meminta platform untuk memastikan bahwa setiap informasi yang ditampilkan kepada publik akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Sonny. Jika ditemukan pelanggaran, tindakan administratif akan diambil.

Masyarakat diimbau memeriksa informasi resmi melalui laman IGRS dan kanal Kemenkomdigi.

Artikel Terkait

Bank Indonesia Governor Perry Warjiyo addressing financial literacy and digital risks at the AKSI KLIK event in Jakarta, with Minister Airlangga Hartarto present.
Gambar dihasilkan oleh AI

Perry Warjiyo urges financial literacy alongside digital inclusion

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Bank Indonesia Governor Perry Warjiyo emphasized the need to boost financial literacy amid rising digital risks like illegal online loans and scams. The statement was made at the AKSI KLIK event in Jakarta on March 6, 2026. Coordinating Minister Airlangga Hartarto also announced the formation of the National Financial Welfare Council to support public financial well-being.

The US Entertainment Software Rating Board (ESRB) has stated it will not adopt Europe's PEGI's upcoming changes to age ratings, which incorporate factors like paid random items. ESRB prefers separate labels to avoid confusing parents. PEGI's updates take effect in June.

Dilaporkan oleh AI

In a follow-up to last month's announcement of Government Regulation No. 17 of 2025 (PP Tunas)—which restricts children under 16 from high-risk digital platforms starting March 28, 2026—Cabinet Secretary Teddy Indra Wijaya met Communications and Digital Minister Meutya Hafid on Friday evening. They reviewed platform compliance, with the government warning of sanctions for non-compliance.

Rating agency Fitch Ratings has revised Indonesia's sovereign debt outlook from stable to negative—following Moody's similar move last month—while maintaining the BBB investment-grade rating. Officials including Coordinating Minister Airlangga Hartarto and Bank Indonesia emphasized ongoing economic strength amid fiscal pressures from programs like Free Nutritious Meals (MBG) and global tensions.

Dilaporkan oleh AI

Indonesia has ended its ban on the Grok AI chatbot, allowing the service to resume after concerns over deepfake generation. The decision comes with strict ongoing oversight by the government. This follows similar actions in neighboring countries earlier in the year.

Indonesia's Composite Stock Price Index (IHSG) plunged up to 16 percent on January 28 and 29, 2026, due to MSCI's assessment of market transparency. Police are now investigating criminal indications related to stock manipulation, while five top officials from BEI and OJK resigned as a moral responsibility. A temporary recovery was seen in Friday's close, though turmoil is projected to continue.

Dilaporkan oleh AI

Ahead of Idul Fitri, IT expert from Untag Surabaya, Supangat, urges the public to heighten vigilance against scams via WhatsApp and SMS. Rising digital transactions are exploited by cybercriminals. Vida founder Niki Santo Luhur identifies two main methods: phishing and malware prevalent in Indonesia.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak