Menteri Desa Yandri ingatkan mitra dapur MBG jangan main-main

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan pemerintah akan memberikan sanksi tegas kepada mitra dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melanggar aturan. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Padang Pariaman pada Jumat (3/4/2026). Program MBG disebut sebagai amanat negara yang harus dikawal ketat.

Menteri Yandri menyatakan pemerintah pusat akan memberikan sanksi seperti suspensi operasional atau pemutusan kontrak bagi mitra dapur MBG yang bermain-main dengan kualitas makanan, mark-up anggaran, atau pelanggaran SOP. "Memang ada beberapa hal yang kita sarankan tadi. Karena sekarang tidak boleh main-main lagi. Karena program strategis nasional Bapak Presiden Prabowo yang harus sama-sama kita kawal. Jadi mitra dapur tidak boleh bermain-main dengan aturan yang sudah ada," katanya dalam siaran pers pada Sabtu (4/4/2026).

Program MBG bukan proyek bisnis atau konten media sosial, melainkan amanat negara. Pemerintah berupaya meningkatkan kualitas melalui pengetatan standar operasional di seluruh SPPG. Saat ini, lebih dari dua ribu dapur SPPG telah di-suspend karena belum memenuhi persyaratan teknis dan operasional, sesuai arahan Presiden Prabowo.

"Karena sekarang, lebih dua ribu dapur SPPG sudah dibaned atau suspend. Jadi pemerintah tidak main-main. Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak, keselamatan anak-anak kita, cucu-cucu kita, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia," tambah Yandri.

Selama kunjungan di Padang Pariaman, ia juga meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang sedang dibangun dan meluncurkan kick-off Liga Desa di Lapangan Desa Sirambang, Kecamatan Pariaman Utara.

Artikel Terkait

Illustration of a suspended MBG nutrition kitchen in eastern Indonesia, padlocked with BGN suspension notice for hygiene violations.
Gambar dihasilkan oleh AI

BGN suspends 1,256 SPPG units in eastern Indonesia from April 1, 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Indonesia's National Nutrition Agency (BGN) has temporarily suspended operations of 1,256 Nutrition Fulfillment Service Units (SPPG), or MBG kitchens, in eastern Indonesia starting April 1, 2026, due to lacking Sanitation Hygiene Certificates (SLHS) and Wastewater Treatment Installations (IPAL). Rudi Setiawan, Director of Monitoring and Supervision for Region III at BGN, stated the move ensures food safety and hygiene standards in the Free Nutritious Meals (MBG) program.

Deputy Head of the National Nutrition Agency Nanik S. Deyang has reminded managers not to misuse operational vehicles of the Food Fulfillment Service Unit (SPPG) for shopping at markets. She also warned about price markup practices by partners in the Free Nutritious Meal (MBG) program. The warnings were given at a coordination meeting in Surakarta attended by 933 people.

Dilaporkan oleh AI

Head of the National Nutrition Agency (BGN), Dadan Hindayana, clarified that the state budget allocation for the Free Nutritious Meals (MBG) program is Rp268 trillion, not Rp335 trillion as rumored. He also revealed President Prabowo's directive to suspend hundreds of Nutrition Fulfillment Service Units (SPPG) failing standards.

DPR Commission IV member Rajiv distributed 30,000 sembako packages in Bandung and West Bandung Regencies to ease public burdens during Ramadan. He urged the government to ensure stable food supply and prices to prevent surges ahead of Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Rajiv pledged to monitor food availability in his constituency.

Dilaporkan oleh AI

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) and Perum Perhutani pledged collaboration with Jember Regency government to tackle extreme poverty around plantations and forests. The commitment came during a discussion at Universitas Jember on April 13, 2026. Regent Muhammad Fawait called for synergy among all stakeholders.

President Prabowo Subianto led a four-hour government work meeting at the Presidential Palace on April 8, 2026, involving ministers, echelon I officials, and BUMN directors. He stressed improving bureaucratic efficiency, reducing leaks, and committing to keep debt ratio below 40 percent of GDP and APBN deficit under 3 percent. The meeting also addressed protein self-sufficiency and food security.

Dilaporkan oleh AI

President Prabowo Subianto witnessed a major shrimp harvest at the Budi Daya Udang Berbasis Kawasan project in Kebumen, Central Java, on Saturday, May 23, 2026.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak