BGN ingatkan jangan gunakan mobil MBG untuk belanja pasar

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang mengingatkan para pengelola agar tidak menyalahgunakan mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk berbelanja ke pasar. Ia juga memperingatkan soal praktik mark-up harga bahan baku oleh mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peringatan ini disampaikan dalam rapat koordinasi di Surakarta yang dihadiri 933 orang.

Surakarta, VIVA – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyampaikan peringatan tegas kepada para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Pengawas Keuangan, dan Pengawas Gizi se-Wilayah Solo Raya. Rapat Koordinasi tersebut dihadiri oleh 933 orang pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Karanganyar. Acara berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026.

Nanik menekankan bahwa mobil operasional SPPG khusus digunakan untuk mendistribusikan MBG ke sekolah-sekolah penerima manfaat dan Posyandu. "Mobil Operasional SPPG itu dipakai untuk mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah penerima manfaat dan Posyandu, jangan dipakai untuk belanja, apa lagi untuk urusan lain," katanya dalam keterangan tertulis.

Ia mengungkapkan masih sering menerima laporan bahwa mobil-mobil tersebut digunakan untuk berbelanja ke pasar, yang dapat mengganggu kebersihan dan higienitas. "Kalau masih ada mobil operasional SPPG yang dipakai untuk berbelanja ke pasar, saya suspend!" tegas Nanik. Ia menambahkan bahwa meskipun mitra memaksa, Kepala SPPG harus menolak, dan supplier yang bertanggung jawab mengangkut bahan pangan sendiri.

Selain itu, Nanik membahas laporan mark-up harga bahan baku pangan oleh mitra SPPG, yang sering kali melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) dan menyertai kualitas buruk. "Ingat! Kepala SPPG, Pengawas Keuangan, Pengawas Gizi, jangan pernah mau mengikuti kemauan, apalagi malah bekerjasama dengan Mitra SPPG yang mark-up harga bahan baku pangan untuk Program MBG ini, apalagi dengan kualitas bahan pangan yang jelek," ujarnya.

Nanik memerintahkan koordinator wilayah untuk memeriksa langsung ke SPPG-SPPG guna mendata kasus mark-up. Ia memperingatkan bahwa Kepala SPPG bertanggung jawab jika Badan Pengawas Keuangan (BPK) menemukan ketidaksesuaian, sementara mitra yang terbukti mark-up akan di-suspend. Pengawas Gizi diwajibkan memeriksa kondisi, kualitas, kesegaran, dan kesesuaian bahan dengan menu harian, sedangkan Pengawas Keuangan memverifikasi harga sesuai HET tanpa mark-up.

Artikel Terkait

Illustration of a BGN official at a press conference announcing the continuation of 41 MBG kitchens, with background scenes of meal preparation and subtle social media controversy elements.
Gambar dihasilkan oleh AI

BGN tidak akan hentikan 41 dapur MBG milik putri wakil ketua DPRD Sulsel

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyatakan pihaknya tidak akan menghentikan operasional 41 dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Yasika Aulia Ramdhani, putri Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Yasir Machmud. Keputusan ini diambil meski muncul dugaan monopoli pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang viral di media sosial. BGN berencana mengevaluasi kinerja dapur-dapur tersebut dan memperketat aturan ke depan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, membantah isu bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dihentikan setelah Lebaran 2026 atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia juga menyangkal rumor bahwa orang tua siswa bisa dipidana jika mengunggah menu MBG di media sosial. Kedua klarifikasi ini disampaikan pada 3 Maret 2026 di Jakarta.

Dilaporkan oleh AI

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyatakan rasa syukurnya atas penurunan kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi hanya 50 kasus pada Januari 2026. Meski jumlah satuan pelayanan meningkat, pengawasan intensif berhasil meminimalkan insiden. Dadan juga menekankan MBG sebagai investasi besar bagi sumber daya manusia Indonesia hingga 2045.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis pada 2026 memerlukan 82,9 juta porsi protein harian. Ia menekankan pentingnya swasembada protein untuk meningkatkan kecerdasan bangsa. Pernyataan ini disampaikan saat Puncak Hari Ikan Nasional 2025 di Jakarta.

Dilaporkan oleh AI

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menegaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari masyarakat tidak digunakan untuk mendanai Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemanfaatan ZIS dibatasi pada delapan golongan penerima sesuai syariat Islam. Program MBG dibiayai melalui anggaran negara, terpisah dari pengelolaan ZIS.

Shell Super, bahan bakar non-subsidi dengan RON 92, masih tersedia di sejumlah SPBU Shell di wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin pasokan BBM nasional aman jelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ketersediaan ini mendukung mobilitas kendaraan di tengah dinamika distribusi.

Dilaporkan oleh AI

Anggota DPR RI mempertanyakan rencana impor sekitar 105.000 mobil pikap dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Langkah ini dianggap bertentangan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung produksi kendaraan lokal.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak