Onad didiagnosis alami peter pan syndrome di usia 19 tahun

Onadio Leonardo, atau Onad, mengaku didiagnosis mengalami Peter Pan Syndrome selama rehabilitasi narkoba selama tiga bulan. Psikolog menilai mentalnya masih terjebak di usia 19 tahun, meski usia biologisnya lebih dewasa. Ia juga menyesali penggunaan narkoba sesekali untuk relaksasi yang berujung penangkapan polisi.

Onadio Leonardo, yang dikenal sebagai Onad dan mantan vokalis Killing Me Inside, baru saja menyelesaikan rehabilitasi narkoba selama tiga bulan setelah tertangkap polisi. Dalam wawancara di YouTube Deddy Corbuzier pada 2 Februari 2026, Onad membuka-bukaan tentang diagnosis psikologis yang diterimanya.

Selama rehabilitasi, Onad menjalani asesmen psikologis harian karena tim medis bingung menangani kasusnya yang tidak hanya soal penyalahgunaan zat. Psikolog mendiagnosisnya mengalami Peter Pan Syndrome, kondisi di mana seseorang sulit melepaskan diri dari fase usia muda yang dianggap masa emas.

"Terkena Peter Pan syndrome," ungkap Onad. Ia menambahkan, "Nyangkut di umur. Jadi ternyata lu itu nggak bisa move on dari umur golden age lu yang 19."

Diagnosis ini mengejutkan Onad, yang mengaku mentalnya masih seperti usia 19-20 tahun, memengaruhi cara berpikir dan menyikapi masalah hidup. Sebagai suami Beby Prisillia, ia menyadari konsekuensi perbuatannya terhadap keluarga.

Onad juga mengakui alasan menggunakan narkoba: untuk relaksasi sesekali, yang ia pikir aman jika tidak setiap hari. "Karena yang gua tau (nyimeng) untuk relaksasi it works tapi salah. Cuma gua lupa betapa berisikonya lu bermain itu," katanya.

Ia menyesal atas pola pikir keliru itu. "Gua tuh punya pola pikir yang salah Om Ded, menurut gua nyimeng sesekali itu nggak apa-apa. Misalnya lu nyimeng enam bulan sekali, tiga bulan sekali, di otak gua yang goblok ini it’s okay karena kan nggak yang setiap hari."

Penangkapan menjadi titik balik. "Ternyata gua salah datanglah saat (hari apes) itu tiba, salah, lu menyalahi hukum itu," ujarnya. Onad menyimpulkan pengalaman itu tidak sepadan: "Eh ternyata nggak worth it ya pas ketangkep."

Kasus ini menyoroti isu ketidakmatangan emosional di kalangan selebriti Indonesia, dengan Onad berjanji belajar dari kesalahan.

Artikel Terkait

Somber photorealistic portrait of Indonesian actor Epy Kusnandar for obituary news article, blending home and hospital elements.
Gambar dihasilkan oleh AI

Aktor Epy Kusnandar meninggal karena penyumbatan batang otak

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Aktor senior Indonesia Epy Kusnandar meninggal dunia pada 3 Desember 2025 di usia 61 tahun akibat penyumbatan di batang otak. Ia ditemukan tak sadarkan diri di rumahnya pagi hari dan dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional pukul 14.24 WIB. Keluarga mengenang semangat hidupnya meski kesehatan menurun belakangan.

Manohara Odelia Pinot mengungkap alasan memutus hubungan dengan ibu kandungnya, Daisy Fajarina, melalui Instagram, menyatakan tumbuh dengan penyiksaan emosional, psikologis, dan fisik. Ia juga menolak disebut sebagai mantan istri Pangeran Kelantan, menekankan bahwa peristiwa itu terjadi tanpa persetujuan saat masih remaja. Pengakuan ini menyoroti masa lalunya yang traumatis.

Dilaporkan oleh AI

Media sosial Indonesia diramaikan istilah extended adolescence atau masa remaja yang diperpanjang, yang mencuat setelah kreator konten Azkiave membagikan pandangannya. Pernikahan Azkiave di usia 19 tahun dengan pria berusia 29 tahun memicu perdebatan luas tentang kedewasaan Generasi Z. Pernyataannya menyinggung standar sosial modern yang menurutnya menunda tanggung jawab anak muda.

Dunia musik Indonesia berduka atas kepergian vokalis senior dan penyiar radio Iwan Zen pada Rabu, 19 November 2025. Kabar duka ini pertama kali dibagikan oleh musisi Tohpati melalui Instagram. Banyak rekan musisi mengenang kontribusinya yang luas di industri hiburan.

Dilaporkan oleh AI

Komika Pandji Pragiwaksono menghadapi peradilan adat di Tongkonan Layuk Kaero, Tana Toraja, pada 10-11 Februari 2026, atas materi stand-up comedy yang menyinggung budaya Toraja. Ia meminta maaf di depan 32 perwakilan adat dan dijatuhi sanksi ritual berupa satu ekor babi serta lima ekor ayam untuk memulihkan harmoni masyarakat.

Inara Rusli membuka suara mengenai keputusannya menikah siri dengan Insanul Fahmi pada Agustus 2025, meskipun pria tersebut sudah beristri. Ia mengakui terpengaruh usia muda Insanul, rasa hormat terhadap karakternya, dan penerimaan terhadap anak-anaknya. Inara juga merevisi pernyataannya masa lalu tentang poligami dan membela Insanul dari tuduhan gangguan kepribadian.

Dilaporkan oleh AI

Pengusaha muda Insanul Fahmi mengaku hampir dua bulan tak diizinkan bertemu anaknya di tengah konflik rumah tangga poligaminya dengan Wardatina Mawa dan Inara Rusli. Ia menyatakan komitmen untuk mempertahankan pernikahan dengan kedua istri tanpa bercerai. Pernyataan ini disampaikan melalui Instagram dan wawancara media pada 22 Desember 2025.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak