Polda Metro Jaya menggelar penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026 beserta penandatanganan Pakta Integritas Satuan Kerja (Satker) pada Jumat, 2 Januari 2026, di Jakarta. Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri, menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan anggaran untuk transparansi dan akuntabilitas. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp3,66 triliun untuk mendukung tugas kepolisian.
Pada Jumat, 2 Januari 2026, Polda Metro Jaya menggelar kegiatan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) serta penandatanganan Pakta Integritas Satuan Kerja (Satker) Tahun Anggaran 2026 di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya, Jakarta.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri, yang menyatakan bahwa acara tersebut merupakan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. "Pentingnya integritas dalam setiap tahapan pengelolaan anggaran," ujar Asep saat membuka kegiatan.
Asep, mantan Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, menekankan bahwa setiap personel wajib melaksanakan tugas secara jujur, objektif, transparan, dan akuntabel sesuai peraturan perundang-undangan. Ia meminta seluruh jajaran menjadi teladan dalam kepatuhan hukum dan disiplin, serta siap menerima sanksi jika melanggar Pakta Integritas yang ditandatangani.
Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Karorena) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi I Bagus Rai Elryanto, menjelaskan bahwa DIPA Tahun Anggaran 2026 menjadi dasar pelaksanaan anggaran bagi satuan kerja di lingkungan Polda Metro Jaya. "Pagu anggaran Polda Metro Jaya TA 2026 ditetapkan sekitar Rp3,66 triliun setelah dilakukan penyesuaian kebijakan nasional, dan akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kepolisian secara optimal," ujar Bagus.
Bagus menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, Polda Metro Jaya menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran secara transparan dan akuntabel. "Guna mendukung pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum kepada masyarakat," tegas Elryanto.