Illustration of Rupiah strengthening to Rp16,868 per USD at Jakarta exchange, featuring US Supreme Court ruling and Indonesia-US trade deal.
Illustration of Rupiah strengthening to Rp16,868 per USD at Jakarta exchange, featuring US Supreme Court ruling and Indonesia-US trade deal.
Gambar dihasilkan oleh AI

Rupiah menguat ke Rp16.868 per dolar AS setelah putusan MA AS

Gambar dihasilkan oleh AI

Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan Senin (23/2/2026) menjadi Rp16.868 per dolar AS, dipengaruhi putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan sebagian kebijakan tarif Donald Trump. Selain itu, kesepakatan perdagangan baru antara Indonesia dan AS juga mendukung penguatan ini. Analis memprediksi fluktuasi tetap terjadi di pasar mata uang.

Pada Senin (23/2/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.868 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp16.888, menurut data perdagangan di Jakarta. Penguatan ini dipicu oleh putusan Mahkamah Agung (MA) AS pada Jumat (20/2/2026) yang dengan suara 6-3 membatalkan kewenangan Presiden Donald Trump untuk memberlakukan tarif global berdasarkan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA).

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyatakan, "Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah tajam setelah data pertumbuhan ekonomi jauh di bawah ekspektasi dan keputusan MA yang menganulir tarif Trump." Pertumbuhan ekonomi AS hanya mencapai 1,4 persen, jauh di bawah perkiraan 3 persen, disebabkan shutdown pemerintah dan daya beli lemah akibat tarif.

Trump menyebut putusan tersebut "sangat mengecewakan" dan menuduh MA AS dipengaruhi "kepentingan asing," sambil menegaskan tarif keamanan nasional tetap berlaku. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan putusan ini memberikan pukulan serius bagi rakyat AS dan mengurangi pengaruh Trump.

Sementara itu, pada Jumat yang sama, Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump menandatangani perjanjian perdagangan resiprokal berjudul Implementation of the Agreement toward New Golden Age US-Indonesia Alliance di Washington DC. Dokumen ini mencakup 11 nota kesepahaman, pembentukan dewan ekonomi permanen, penurunan tarif untuk ribuan produk, serta komitmen pembelian energi dan pesawat.

Pengamat ekonomi Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah fluktuatif namun cenderung melemah di rentang Rp16.880-Rp16.910 pada akhir hari. Analis OCBC Bank Sim Moh Siong menambahkan bahwa putusan MA AS melemahkan dolar dan mendukung pertumbuhan global, meski implikasi jangka panjang masih belum jelas. Pasar juga mencermati risiko konflik di Timur Tengah dan pidato kenegaraan Trump pada 24/2/2026.

Artikel Terkait

Busy Jakarta traders react to rupiah weakening 28 points to Rp16,847/USD amid market volatility and analyst predictions.
Gambar dihasilkan oleh AI

Rupiah melemah 28 poin di pembukaan perdagangan Senin

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 28 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.847 per dolar AS pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin (12/1/2026). Analis memprediksi fluktuasi lebih lanjut, dengan satu sisi melihat potensi penguatan akibat penyelidikan terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, sementara yang lain memperingatkan pelemahan berkelanjutan karena geopolitik global.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah pada pembukaan perdagangan Selasa pagi, 13 Januari 2026, dipengaruhi pernyataan hawkish dari pejabat The Fed dan ketidakpastian politik di AS. Kurs bergerak ke kisaran Rp16.871-Rp16.873 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp16.855. Analis memprediksi fluktuasi tetap terjadi di tengah data inflasi AS yang potensial naik.

Dilaporkan oleh AI

Nilai tukar rupiah melemah 19 poin menjadi Rp16.848 per dolar AS pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu, di tengah sikap hati-hati investor menjelang pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat. Sentimen pasar dipengaruhi oleh kekhawatiran atas kebijakan perdagangan AS dan situasi geopolitik di Timur Tengah.

Bank Indonesia (BI) mengungkap bahwa pelemahan rupiah terhadap dolar AS disebabkan oleh tekanan global, termasuk eskalasi geopolitik dan ancaman tarif dari Presiden AS Donald Trump terkait Iran. Rupiah ditutup pada level 16.860 per dolar AS pada 13 Januari 2026, terdepresiasi 1,04 persen secara year-to-date. BI menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas melalui intervensi pasar.

Dilaporkan oleh AI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat pada perdagangan Selasa pagi ini, didukung optimisme Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal penerimaan pajak 2026 yang diprediksi melebihi target. Realisasi pajak Januari melonjak 30,8 persen secara tahunan, sementara Indeks Keyakinan Konsumen naik ke level tertinggi dalam setahun. Hal ini terjadi di tengah fluktuasi pasar saham domestik yang dibuka sedikit melemah.

On December 3, 2025, the Indian rupee fell below 90 against the US dollar for the first time, hitting a record low of 90.14-90.16. Uncertainty over the US-India trade deal and foreign investor outflows were key factors. This raises risks of higher inflation.

Dilaporkan oleh AI

The Mexican peso ended Monday's session with gains due to the dollar's weakening, driven by tensions from Donald Trump's government against the Federal Reserve to lower interest rates. The exchange rate stood at 17.9188 pesos per dollar, a 0.36% advance. Analysts attribute this movement to concerns over the Fed's independence.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak