Rupiah melemah jelang pidato kenegaraan Trump

Nilai tukar rupiah melemah 19 poin menjadi Rp16.848 per dolar AS pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu, di tengah sikap hati-hati investor menjelang pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat. Sentimen pasar dipengaruhi oleh kekhawatiran atas kebijakan perdagangan AS dan situasi geopolitik di Timur Tengah.

Pada Rabu, 25 Februari 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak melemah 19 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.848 dari posisi sebelumnya Rp16.829. Pergerakan ini terjadi di tengah pelaku pasar yang memantau perkembangan ekonomi global dan geopolitik, khususnya menjelang pidato kenegaraan (State of the Union/SOTU) Presiden Donald Trump yang dijadwalkan pada Selasa malam waktu AS, atau 24 Februari 2026.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan bahwa sentimen terhadap rupiah dipengaruhi oleh sikap hati-hati investor. “Para pelaku pasar memantau dengan cermat potensi perkembangan kebijakan perdagangan AS dan tindakan lebih lanjut di Timur Tengah,” ujarnya kepada ANTARA di Jakarta. Pidato ini merupakan SOTU pertama Trump sejak kembali menjabat untuk periode kedua. Pada Maret 2025, Trump sempat menyampaikan pidato penting di hadapan Kongres, tetapi tidak secara resmi sebagai pidato kenegaraan karena disampaikan tak lama setelah pelantikan.

Pidato tersebut disampaikan di tengah penurunan approval rating Trump. Jajak pendapat terbaru menunjukkan hanya 32 persen warga Amerika menyatakan Trump memiliki prioritas yang tepat, sementara 68 persen menilai ia belum cukup memperhatikan isu-isu utama negara. “Kehati-hatian yang meningkat mendukung permintaan terhadap dolar AS, yang menguat terhadap sebagian besar mata uang utama, termasuk rupiah,” tambah Josua.

Sementara itu, IHSG justru menguat di tengah sentimen tersebut. Berdasarkan faktor-faktor ini, rupiah diproyeksikan bergerak dalam kisaran Rp16.775–Rp16.900 per dolar AS. Selain pidato Trump, investor juga mencermati perkembangan ekonomi China dan kebijakan tarif AS.

Artikel Terkait

Illustration of Rupiah strengthening to Rp16,868 per USD at Jakarta exchange, featuring US Supreme Court ruling and Indonesia-US trade deal.
Gambar dihasilkan oleh AI

Rupiah menguat ke Rp16.868 per dolar AS setelah putusan MA AS

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan Senin (23/2/2026) menjadi Rp16.868 per dolar AS, dipengaruhi putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan sebagian kebijakan tarif Donald Trump. Selain itu, kesepakatan perdagangan baru antara Indonesia dan AS juga mendukung penguatan ini. Analis memprediksi fluktuasi tetap terjadi di pasar mata uang.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah pada pembukaan perdagangan Selasa pagi, 13 Januari 2026, dipengaruhi pernyataan hawkish dari pejabat The Fed dan ketidakpastian politik di AS. Kurs bergerak ke kisaran Rp16.871-Rp16.873 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp16.855. Analis memprediksi fluktuasi tetap terjadi di tengah data inflasi AS yang potensial naik.

Dilaporkan oleh AI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 28 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.847 per dolar AS pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin (12/1/2026). Analis memprediksi fluktuasi lebih lanjut, dengan satu sisi melihat potensi penguatan akibat penyelidikan terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, sementara yang lain memperingatkan pelemahan berkelanjutan karena geopolitik global.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat pada perdagangan Selasa pagi ini, didukung optimisme Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal penerimaan pajak 2026 yang diprediksi melebihi target. Realisasi pajak Januari melonjak 30,8 persen secara tahunan, sementara Indeks Keyakinan Konsumen naik ke level tertinggi dalam setahun. Hal ini terjadi di tengah fluktuasi pasar saham domestik yang dibuka sedikit melemah.

Dilaporkan oleh AI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat pada pembukaan perdagangan Selasa pagi, 3 Februari 2026, menjadi sekitar Rp16.762 per dolar AS, naik 36 poin atau 0,21 persen dari hari sebelumnya. Penguatan ini dipengaruhi rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia sepanjang 2025 mencapai US$41,05 miliar. Selain itu, inflasi bulanan Januari 2026 tercatat deflasi 0,15 persen, meski secara tahunan mencapai 3,55 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 9,80 poin atau 0,11 persen menjadi 8.555,66 pada Jumat (28/11/2025). Pasar menantikan arah kebijakan moneter Bank Indonesia untuk 2026 di tengah optimisme pemangkasan suku bunga The Fed. Sentimen positif juga didorong penguatan rupiah dan rebound bursa Asia-Pasifik.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,81 persen atau 67,04 poin pada sesi pertama perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, mencapai level 8.255,18. Penurunan ini terjadi meskipun pembukaan menguat tipis, sementara nilai tukar rupiah menguat ke kisaran Rp 16.744 per dolar AS. Analis memperingatkan potensi koreksi lebih lanjut dengan support penting di level 8.200.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak