Komet
Teleskop Luar Angkasa James Webb milik NASA telah melakukan deteksi langsung pertama metana pada komet antarbintang. Temuan tersebut mengungkap kimia yang tidak biasa pada komet 3I/ATLAS, termasuk tingkat karbon dioksida yang tinggi.
Dilaporkan oleh AI
Sebuah komet dari luar tata surya kita menunjukkan kadar air kaya deuterium yang jauh lebih tinggi daripada objek lokal mana pun yang pernah diamati. Temuan ini menunjukkan bahwa komet tersebut terbentuk dalam kondisi yang jauh lebih dingin daripada kondisi di lingkungan planet kita sendiri. Para peneliti menggunakan pengamatan dari dua teleskop besar untuk melakukan pengukuran tersebut.
Setelah penutupan pemerintah AS yang berkepanjangan, NASA melanjutkan operasi nonesensial dan mengadakan konferensi pers untuk membahas objek antarbintang 3I/ATLAS. Badan tersebut merilis gambar yang sebelumnya ditahan dan mengonfirmasi bahwa itu adalah komet, menepis spekulasi online tentang teknologi alien.
Dilaporkan oleh AI
Komet antarbintang 3I/ATLAS, yang baru saja melewati titik terdekatnya ke matahari, menunjukkan tingkat dioksida karbon yang tidak biasa tinggi yang mungkin berasal dari miliaran tahun paparan sinar kosmik. Perubahan ini mungkin mencegah para ilmuwan melacak sistem bintang asalnya. Pengamatan mendatang dapat mengungkapkan material yang lebih murni di bawah permukaannya.