Coffee Project NY menyoroti produsen perempuan untuk Hari Perempuan Internasional

Sebagai penghargaan atas Hari Perempuan Internasional, Coffee Project NY telah meluncurkan rilis kopi terbatas dari seorang produsen perempuan terkemuka di Kolombia. Deyanira Ortíz Black Phoenix Gesha menyoroti kontribusi perempuan dalam industri kopi di tengah upaya pemulihan yang sedang berlangsung di wilayah-wilayah yang terdampak konflik.

Coffee Project NY, sang pengolah kopi berbasis di New York, memperingati Hari Perempuan Internasional dengan rilis terbatas khusus Deyanira Ortíz Black Phoenix Gesha, varietas yang ditanam di wilayah Tolima, Kolombia. Kopi seperti teh ini, yang diproduksi di perkebunan El Topacio di Planadas oleh Deyanira Ortíz, memiliki profil rasa selai raspberry, selai jeruk, dan akhir seperti teh putih, disertai keasaman cerah dan tubuh halus seperti sutra.  nnDeyanira Ortíz memainkan peran kunci dalam Black Condor Project, yang bertujuan membangun kembali infrastruktur kopi di wilayah Gaitana setelah bertahun-tahun konflik kekerasan. Pada lelang baru-baru ini, varietas Gesha miliknya sangat mengesankan para pembeli sehingga Coffee Project NY memilih membayar lebih dari tawaran pemenang. Keputusan ini mengarahkan dana tambahan langsung ke keluarga Ortíz, memungkinkan mereka berinvestasi pada panen mendatang dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan.  nnRilis ini sejalan dengan beasiswa Women Coffee Roasters Scholarship tahunan Coffee Project NY, yang diadakan di Kolombia untuk pertama kalinya tahun ini. Program ini menyediakan pelatihan pengolahan langsung dan koneksi industri kepada para profesional baru yang mengidentifikasi diri sebagai perempuan, mendorong inklusi yang lebih besar di sektor kopi.  nnDengan harga $45 untuk kemasan 10 ons, Deyanira Ortíz Black Phoenix Gesha tersedia mulai 6 Maret melalui situs web perusahaan, coffeeprojectny.com. Inisiatif ini menggarisbawahi upaya untuk mengangkat suara dan kontribusi perempuan dalam produksi kopi global.

Artikel Terkait

Mayor Zohran Mamdani addressing media outside the controversial Brooklyn coffee shop regarding the incident with Rep. Dan Goldman.
Gambar dihasilkan oleh AI

New York Mayor Breaks Silence on Coffee Shop Controversy

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

New York City Mayor Zohran Mamdani responded Tuesday to criticism of a Brooklyn coffee shop that refused service to Rep. Dan Goldman over his views on Israel. The Department of Justice has opened an investigation into the chain. Goldman, facing a primary election, said the incident reflected a sad state of affairs.

Specialty coffee competitions have seen a return to Gesha dominance after a period of experimentation with lesser-known varieties. Producers and roasters are now blending it with overlooked species like Liberica amid price volatility and climate pressures. This shift highlights renewed focus on resilience and commercial viability.

Dilaporkan oleh AI

Woods Specialty Roastery from Al Khobar, Saudi Arabia, took the overall prize at the Global Coffee Awards MENA edition held on 15 June 2026.

Specialty coffee producers and experts are discussing the growing popularity of co-fermented coffees and the challenges they present to traditional standards.

Dilaporkan oleh AI

Cafes facing higher expenses are roasting coffee on site to control margins and create new revenue streams. Green bean prices exceeded four dollars per pound in early 2025, while rent, wages and other costs have climbed since the pandemic.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak