Direktur Operasional Danantara Dony Oskaria mengumumkan groundbreaking proyek elektrifikasi jalur kereta api pada 20 Mei 2026 untuk rute Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, dan Jakarta-Cilegon. Proyek ini bertujuan menghidupkan kota-kota baru, mengurangi polusi, dan meningkatkan efisiensi transportasi.
Jakarta — Direktur Operasional Danantara Dony Oskaria, yang juga menjabat sebagai Kepala BP BUMN, menyatakan rencana groundbreaking elektrifikasi jalur kereta api pada 20 Mei 2026. Rute prioritas meliputi Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, dan Jakarta-Cilegon, diungkapkan saat acara Jakarta Globe Insight di Jakarta pada Selasa (28/4/2026).
"Tahun ini, tepatnya pada 20 Mei, kami akan melakukan groundbreaking untuk elektrifikasi Jakarta–Cikampek, Jakarta–Sukabumi, dan juga Jakarta–Cilegon," ujar Dony. Elektrifikasi diharapkan mengurangi urbanisasi, polusi, serta meningkatkan efisiensi moda transportasi kereta api.
Dony menekankan bahwa elektrifikasi merupakan salah satu dari dua KPI utama industri perkeretaapian, selain keselamatan. Sebelumnya, pada 20 Oktober 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT PLN menandatangani Nota Kesepahaman di Auditorium Jakarta Railways Center untuk kerja sama ini.
Kolaborasi BUMN tersebut bersifat business to business tanpa melibatkan APBN, mendukung target Net Zero Emission 2060. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyebut kerja sama membuka peluang perluasan jaringan kereta listrik, meningkatkan kualitas layanan.