Pengemudi Houston menggugat Tesla setelah kecelakaan autopilot Cybertruck

Seorang pengemudi di Houston mengajukan gugatan terhadap Tesla setelah insiden di mana Cybertruck miliknya diduga mencoba melaju keluar dari jalan layang saat menggunakan fitur autopilot. Gugatan tersebut mengklaim bahwa teknologi pengemudian otonom Tesla dirancang dengan cacat dan dipasarkan secara menyesatkan sebagai sepenuhnya otonom. Kejadian itu terjadi tahun lalu.

Gugatan tersebut berasal dari insiden tahun lalu yang melibatkan Cybertruck yang dilengkapi sistem autopilot Tesla. Menurut keluhan yang diajukan oleh pengemudi Houston, kendaraan tersebut diduga mencoba melaju keluar dari jalan layang saat autopilot diaktifkan, yang menyebabkan tabrakan ke pembatas. Penggugat berargumen bahwa teknologi pengemudian otonom Tesla dirancang dengan cacat, menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna. Ia lebih lanjut menyatakan bahwa perusahaan tersebut memasarkan fitur tersebut secara menyesatkan sebagai otonom, yang berpotensi memberikan rasa aman palsu kepada pengemudi. Tesla belum memberikan tanggapan publik terhadap gugatan tersebut, dan detail tentang keadaan spesifik kecelakaan terbatas pada akun penggugat. Kasus ini menyoroti pengawasan berkelanjutan terhadap sistem bantuan pengemudi canggih pada kendaraan listrik. Gugatan tersebut dilaporkan oleh Law360, yang menekankan kekhawatiran atas keandalan dan pemasaran kemampuan pengemudian otonom Tesla.

Artikel Terkait

Illustration of Tesla's unsupervised Robotaxi driving riderless through Dallas streets during launch in Texas cities Austin, Dallas, and Houston.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla launches unsupervised Robotaxi service in Austin, Dallas, and Houston

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla has launched unsupervised Robotaxi rides in Austin, Dallas, and Houston, Texas, with the service expanding to Dallas and Houston on April 18. Geofenced areas are active in Houston's Jersey Village neighborhood and Dallas' Highland Park, as shown in maps shared on X. A regular customer ride was confirmed in Dallas shortly after rollout, and Tesla showcased a 360-degree view of a ride without onboard safety monitors.

The family of a woman killed in a Texas crash has sued Tesla and the driver of a Model 3. The suit alleges negligence and a design defect. Tesla maintains the driver overrode the vehicle's automated systems.

Dilaporkan oleh AI

The family of a 76-year-old woman killed when a Tesla Model 3 struck her Katy, Texas, home has filed a wrongful death lawsuit against the company and the driver. The June 19 crash occurred while the vehicle was reportedly using an automated driving system.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak