Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengungkapkan bahwa dari 4.060 SPPG yang beroperasi, hanya 3.345 yang memiliki SLHS dan 575 yang tersertifikasi halal.
Dalam rapat koordinasi di Kantor Pemprov Jateng pada Jumat 12 Juni 2026, Taj Yasin menyatakan total SPPG di provinsi itu mencapai 4.635 unit. Dari jumlah tersebut, 715 belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi.
Yasin juga menyebut hanya 1.310 koki SPPG yang tersertifikasi, atau sekitar 30 persen. Ia menekankan bahwa setiap unit harus memenuhi persyaratan sertifikasi untuk menjamin keamanan pangan menu Makan Bergizi Gratis.
Sementara itu, 400 SPPG sempat berhenti beroperasi karena pencairan dana dari Badan Gizi Nasional yang tertunda. Koordinator Regional BGN Jateng Reza Mahendra memastikan masalah tersebut sudah diselesaikan pada 11 Juni 2026.