Badan Gizi Nasional berkomitmen membuat program Makan Bergizi Gratis lebih transparan agar masyarakat bisa mengawasi dapur SPPG.
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyatakan pihaknya sedang mengevaluasi penerima manfaat program MBG. Evaluasi ini bertujuan mengurangi jumlah penerima untuk menghemat anggaran APBN sebelum memperbaiki tata kelola dapur.
Arumsari menegaskan BGN akan memaksimalkan barang yang sudah dibeli pada 2025 seperti laptop dan CCTV. Tidak ada pengadaan baru pada 2026 jika fungsinya sama.
Ia juga menyebut BGN membuka peluang memangkas siswa SMA dan SMP dari sekolah mahal sebagai penerima MBG. Langkah ini telah dikonsultasikan dengan Kementerian Kesehatan.