Hakim blokir Fani Willis ikut campur dalam kasus biaya hukum Trump

Seorang hakim Georgia telah menolak permohonan Jaksa Distrik Kabupaten Fulton Fani Willis untuk ikut campur dalam sengketa atas hampir 17 juta dolar biaya pengacara yang diminta Donald Trump dan para terdakwa rekan dalam kasus campur tangan pemilu yang telah dibatalkan. Putusan ini berasal dari diskualifikasi Willis sebelumnya karena perilaku tidak pantas berdasarkan undang-undang negara bagian baru. Kasus tersebut akan dilanjutkan ke sidang non-juri tanpa partisipasinya.

Hakim Pengadilan Tinggi Kabupaten Fulton Scott McAfee memutuskan pada Senin bahwa Fani Willis, yang didiskualifikasi dari kasus racketeering dasar terhadap Donald Trump pada akhir Desember 2024, tidak dapat ikut campur dalam proses terkait biaya pengacara. Keputusan ini membahas permohonan yang diajukan Trump dan 13 mantan terdakwa lainnya yang mencari pengembalian dana total sekitar 16,85 juta dolar berdasarkan SB 224 Georgia, undang-undang yang disahkan pada 2025. Statuta ini memungkinkan terdakwa memulihkan biaya jika jaksa dipecat karena perilaku tidak pantas, langkah yang disahkan legislator Republik setelah kasus Willis runtuh sepanjang 2024. Trump dan 13 mantan terdakwa lainnya yang mencari pengembalian dana total sekitar 16,85 juta dolar berdasarkan SB 224 Georgia, undang-undang yang disahkan pada 2025. Statuta ini memungkinkan terdakwa memulihkan biaya jika jaksa dipecat karena perilaku tidak pantas, langkah yang disahkan legislator Republik setelah kasus Willis runtuh sepanjang 2024. Tim hukum Trump mengajukan klaim senilai 6,26 juta dolar, didukung 200 halaman nota, sementara terdakwa lain menuntut lebih dari 10,79 juta dolar. Penuntutan RICO asli, yang terhenti beberapa bulan sebelumnya, secara resmi dibatalkan pada November 2025 oleh jaksa yang ditunjuk setelah Willis dipecat, demi kepentingan keadilan. Permohonan Trump menyatakan bahwa semua syarat pemulihan biaya terpenuhi: diskualifikasi karena perilaku tidak pantas, pembatalan kasus, dan penerapan undang-undang saat itu. Willis berupaya menangguhkan proses tersebut, dengan alasan statuta baru tidak memiliki prosedur yang jelas selain sidang non-juri dan ketidakhadirannya akan melanggar hak proses hukum, yang berpotensi menyebabkan kesalahan dalam menyanggah kewajaran biaya dari anggaran kantornya. McAfee menolak argumen itu, dengan menyatakan Willis diskualifikasi sepenuhnya dan tidak dapat mewakili kepentingan jaksa distrik. Sebaliknya, Dewan Jaksa Penuntut Negara Bagian (PAC) yang akan mengurus peran tersebut, dan Kabupaten Fulton dapat ikut campur sebagai pendana utama kantor DA. Hakim mengakui sifat tanpa preseden situasi ini, dengan mencatat 'novelty abounds.' Sidang pembuktian klaim akan digelar sesuai urutan pengajuan. Pengacara Trump di Georgia, Steve Sadow, menyambut putusan itu, dengan mengatakan di X: 'Hakim McAfee telah tepat menolak permohonan DA Willis untuk ikut campur dalam tuntutan POTUS atas penggantian biaya pengacara karena diskualifikasinya akibat perilaku tidak pantas melarang Willis dan kantornya berpartisipasi lebih lanjut dalam kasus lawfare yang dibatalkan ini.'

Artikel Terkait

Illustration of President Trump settling IRS lawsuit with anti-weaponization fund, featuring signing in Oval Office with critics in background.
Gambar dihasilkan oleh AI

Trump settles IRS lawsuit with new anti-weaponization fund

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

President Trump has dismissed his $10 billion lawsuit against the IRS. The move paves the way for a $1.776 billion settlement fund aimed at compensating those who claim government overreach. Critics in Congress and ethics groups have raised concerns over the arrangement.

A federal judge in Georgia ruled that the Department of Justice must reveal the names of three witnesses in a case over the 2020 election ballot seizure. The decision came because their identities are already publicly known. U.S. District Judge J.P. Boulee, a Trump appointee, ordered the unredacted affidavits filed within two days.

Dilaporkan oleh AI

The legal team for Venezuelan leader Nicolas Maduro has filed a motion to dismiss his narco-terrorism indictment, arguing that interference by the Trump administration has compromised due process. Attorney Barry Pollack claims the U.S. government's actions make any verdict constitutionally suspect. Pollack has requested permission to withdraw if the case proceeds.

After more than four years of delays, Tiffany Haddish is asking a Georgia court to toss her DUI case, claiming the holdup has hurt her work and travel.

Dilaporkan oleh AI

The fraud case against South African Football Association president Danny Jordaan and co-accused Gronie Hluyo has been postponed to 25 May after they sought another Section 342A application on trial delays. Co-accused Trevor Neethling and Russell Paul will decide later whether to join. The case remains in pre-trial at Palm Ridge Magistrate’s Court.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak