OJK cabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon efektif Senin (9/2/2026) karena masalah tata kelola dan keuangan yang serius. Dana nasabah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai ketentuan. OJK telah berupaya membina bank tersebut sejak 2024, tetapi tidak ada perbaikan signifikan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-12/D.03/2026 tanggal 9 Februari 2026. Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menjelaskan bahwa pencabutan ini bagian dari pengawasan untuk memperkuat industri perbankan dan menjaga kepercayaan masyarakat.

OJK menemukan permasalahan serius seperti penerapan prinsip kehati-hatian yang tidak memadai, lemahnya tata kelola perusahaan, manajemen risiko tidak optimal, serta ketidakpatuhan terhadap ketentuan. “Permasalahan itu berdampak signifikan terhadap kondisi keuangan dan kelangsungan usaha bank,” ujar Agus pada Senin (9/2/2026).

Sejak permasalahan teridentifikasi, OJK meningkatkan pengawasan, memberikan sanksi administratif, dan memerintahkan tindakan perbaikan. Pada 2 Agustus 2024, bank ditetapkan sebagai BPR Dalam Penyehatan (BDP) karena rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) di bawah 12 persen dan status kesehatan tidak sehat. Pada 1 Agustus 2025, status ditingkatkan menjadi BPR Dalam Resolusi (BDR) setelah upaya penyehatan gagal.

Pengurus dan pemegang saham tidak mampu melakukan penyehatan, khususnya permodalan. LPS memutuskan tidak menyelamatkan bank dan meminta OJK mencabut izin usaha. LPS akan menangani penjaminan simpanan dan likuidasi.

OJK mengimbau nasabah tetap tenang karena dana mereka dijamin LPS. Kebijakan ini menekankan komitmen OJK dalam menjaga stabilitas sektor perbankan daerah.

Artikel Terkait

Protesters demanding repayment from PT Dana Syariah Indonesia after OJK uncovers violations and Rp1.4 trillion losses.
Gambar dihasilkan oleh AI

OJK ungkap delapan pelanggaran PT Dana Syariah Indonesia

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan delapan pelanggaran oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang menyebabkan kerugian Rp1,4 triliun bagi ribuan lender. Kasus ini melibatkan indikasi fraud dan telah dilaporkan ke polisi serta PPATK. Para lender menuntut pengembalian dana penuh melalui paguyuban mereka.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di kantor PT MASI di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Rabu, 4 Maret 2026. Penggeledahan ini bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana di pasar modal, termasuk manipulasi IPO dan transaksi semu. Dua tersangka telah ditetapkan dalam kasus yang terjadi sejak 2020 hingga 2022.

Dilaporkan oleh AI

Pemerintah Indonesia telah menerima surat pengunduran diri dari tiga anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa surat-surat tersebut sedang diproses sesuai mekanisme yang berlaku. OJK juga telah menunjuk pengganti sementara untuk menjaga stabilitas organisasi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai saksi dalam dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB periode 2021-2023. Ridwan Kamil mengklaim aset yang disita dibeli dengan dana pribadi, sementara KPK menyatakan penyidik memiliki bukti lain dan tidak menutup kemungkinan pemeriksaan ulang.

Dilaporkan oleh AI

Lembaga pemeringkat Moody's mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada level Baa2, tetapi menyesuaikan outlook dari stabil menjadi negatif pada 5 Februari 2026. Keputusan ini datang bersamaan dengan rilis data pertumbuhan ekonomi 2025 sebesar 5,11 persen, yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Otoritas seperti OJK dan Bank Indonesia menegaskan bahwa hal ini tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi nasional.

The Bank of Brasília (BRB) announced the resignation of two fiscal council members whose indications were attributed to a fund linked to the Reag manager, liquidated by the Central Bank. Leonardo Roberto Oliveira de Vasconcelos and Celivaldo Elói Lima de Sousa claim no knowledge of the link to the Borneo fund. The resignation was reported as a material fact on February 13, 2026.

Dilaporkan oleh AI

Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) menyegel satu titik area tambang milik PT Citra Palu Minerals (CPM), anak usaha PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), karena pembukaan lahan tanpa izin oleh penambang liar di kawasan hutan. Area yang disegel belum dioperasikan oleh CPM, sementara operasi utama tambang emas di Poboya, Palu, berjalan normal. BRMS menyatakan peningkatan produksi emas tetap direncanakan untuk tahun-tahun mendatang.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak