Kopilot Smart Air tewas ditembak KKB di Bandara Korowai Papua

Kopilot Smart Air, Capt Baskoro Adi Anggoro, tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) saat pesawat mendarat di Bandara Korowai, Papua Selatan, pada 11 Februari 2026. Pilot Egon Irawan juga meninggal dalam serangan yang sama. Keluarga korban menyoroti minimnya pengamanan di bandara tersebut.

Pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR mendarat di Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, sekitar pukul 10.30 WIT pada Rabu, 11 Februari 2026. Setelah penumpang turun, pesawat bersiap melanjutkan perjalanan ke Dekai, Kabupaten Yahukimo. Saat pilot memulai mesin, sekitar 20 pelaku muncul dari arah penginapan bandara, membawa senjata api, dan menembak dari jarak 200 meter.

Para penumpang panik dan berlari menyelamatkan diri. Pilot Egon Irawan dan kopilot Capt Baskoro Adi Anggoro juga berlari ke rumah warga terdekat, tetapi dikejar, ditangkap, dan dibawa kembali ke landasan pacu sebelum ditembak mati oleh pelaku. Pemeriksaan fisik pesawat menemukan 13 lubang bekas tembakan di badan pesawat, dua selongsong peluru, dan satu butir amunisi di landasan.

Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, Reskrim Polda Papua, dan Polres Boven Digoel melakukan olah tempat kejadian perkara pada Kamis, 12 Februari 2026, dengan menandai 23 titik penting. Saksi mata tidak mengenali pelaku dan menduga mereka bukan warga setempat.

Keluarga Baskoro, melalui paman korban Doni (56), menyatakan kekhawatiran atas minimnya pengamanan. "Harusnya, penerbangan sipil itu ada pengamanan. Ini kok tidak ada," kata Doni di rumah duka Jakarta Timur. Baskoro baru lima hari bertugas di Papua setelah pulih dari perawatan medis dan jarang terbang ke wilayah itu. Keluarga menerima kabar melalui pesan singkat dari senior Baskoro. Mereka menekankan bahwa pengamanan bandara merupakan tanggung jawab negara untuk melindungi awak pesawat dan penumpang.

Artikel Terkait

Police arresting two suspects at Nus Kei airport after stabbing Golkar chairman Agrapinus Rumatora over old grudge.
Gambar dihasilkan oleh AI

Police reveal old grudge motive in Nus Kei airport stabbing

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Two suspects in the stabbing of Golkar Maluku Tenggara DPD Chairman Agrapinus Rumatora alias Nus Kei allegedly acted out of an old grudge from their time in Jakarta. The bloody incident occurred at Karel Sadsuitubun Airport on April 19, 2026, with both arrested by police. Golkar leaders urge calm and thorough investigation.

The Majelis Rakyat Papua (MRP) has strongly condemned the shooting of a Smart Air pilot and co-pilot by an armed criminal group (KKB) in Boven Digoel, South Papua, on February 11, 2026. The attack, carried out by 20 KKB members, was criticized for violating human rights. MRP also highlighted related attacks in other areas on the same day.

Dilaporkan oleh AI

A Busan court issued an arrest warrant on Friday for a former co-pilot accused of killing an airline captain. The suspect, surnamed Kim and in his 50s, fatally stabbed the captain at his Busan home and allegedly attempted to strangle another captain in Goyang. He described the acts as revenge against organized vested interests from the Air Force Academy.

An 18-year-old teenager named Bertrand Eka Prasetyo was fatally shot by a police officer during an arrest in Makassar on March 1, 2026. Indonesian police headquarters stated they will conduct an internal evaluation of firearm use and oversee the legal process against the suspect, Iptu N, who has been named and detained.

Dilaporkan oleh AI

The remains of three Indonesian soldiers killed in the UNIFIL mission in Lebanon arrived at Soekarno-Hatta Airport on Saturday afternoon. They died on March 29-30 from attacks in southern Lebanon, followed by injuries to three others on April 3. The government held a welcoming ceremony as a final tribute.

Former Transport Minister Budi Karya Sumadi testified remotely in the ongoing corruption trial over DJKA railway projects at Medan District Court, denying allegations of tender rigging and fund collection. This follows KPK's investigation, where he was summoned multiple times earlier in 2026.

Dilaporkan oleh AI

Residents of Kisumu and Kericho killed five robbery suspects, one possessing a police identification that authorities claim is fake. The incident followed the suspects' attempt to rob a cooperative society treasurer carrying Sh1.1 million. Police have initiated investigations and provided details on the disputed ID.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak