Bpjph sebut wajib halal 2026 perkuat daya saing ekonomi halal

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa kebijakan wajib sertifikasi halal mulai Oktober 2026 merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat daya saing ekonomi halal nasional. Ia menilai program ini bukan hanya kewajiban regulatif, melainkan instrumen untuk melindungi konsumen dan meningkatkan kualitas produk.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menyatakan bahwa implementasi program Wajib Halal yang berlaku mulai 18 Oktober 2026 menjadi salah satu strategi utama pemerintah dalam memperkuat daya saing ekonomi halal nasional. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (30/12/2025).

Menurut Haikal, sertifikasi halal melampaui sekadar pemenuhan regulasi. "Sertifikasi halal bukan sekadar kewajiban regulatif, tetapi instrumen strategis untuk melindungi konsumen, meningkatkan daya saing produk, dan memperkuat ekonomi halal nasional," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini memiliki implikasi luas bagi pembangunan nasional, khususnya dalam menjamin produk halal untuk pangan dan kebutuhan sehari-hari. Hal ini bertujuan membangun masyarakat Indonesia yang sehat dan berdaya. "Produk halal tidak hanya memenuhi aspek kehalalan sesuai ketentuan agama, tetapi juga menekankan prinsip kebersihan, keamanan, higienitas, dan kualitas. Hal ini menjadi fondasi penting bagi ketahanan sumber daya manusia," kata Haikal.

Kategori produk yang wajib bersertifikat halal mencakup makanan dan minuman; bahan baku, tambahan pangan, serta bahan penolong untuknya; hasil sembelihan dan jasa penyembelihan—berlaku untuk pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) serta produk impor. Selain itu, termasuk obat bahan alam, obat kuasi, suplemen kesehatan; kosmetik, produk kimiawi, dan rekayasa genetik; barang gunaan seperti sandang, penutup kepala, aksesori; serta perbekalan kesehatan rumah tangga, peralatan rumah tangga, perlengkapan peribadatan umat Islam, alat tulis, perlengkapan kantor, dan alat kesehatan kelas risiko A.

Artikel Terkait

Indonesian Minister Zulkifli Hasan speaking at National Fish Day 2025 about Free Nutritious Meal program's 82.9 million protein portions need.
Gambar dihasilkan oleh AI

Menko Zulhas ungkap program MBG butuh 82,9 juta porsi protein 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis pada 2026 memerlukan 82,9 juta porsi protein harian. Ia menekankan pentingnya swasembada protein untuk meningkatkan kecerdasan bangsa. Pernyataan ini disampaikan saat Puncak Hari Ikan Nasional 2025 di Jakarta.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menekankan pentingnya pendampingan bagi usaha mikro dan kecil (UMK) menjelang implementasi regulasi Wajib Halal pada Oktober 2026. Ia menyatakan bahwa banyak UMK belum bersertifikat halal, sehingga diperlukan sinergi dari LP3H dan P3H. Rapat Koordinasi Nasional LP3H digelar untuk memperkuat peran tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) telah membuka kuota 1,35 juta Sertifikat Halal Gratis (SEHATI) untuk tahun 2026 bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di seluruh Indonesia. Fasilitasi ini diberikan melalui skema self-declare dengan pendampingan untuk meningkatkan daya saing produk halal mereka. Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan afirmasi pemerintah untuk memperkuat sektor UMK yang vital bagi perekonomian nasional.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memastikan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam APBN 2026 tetap Rp 335 triliun tanpa pemangkasan. Pernyataan ini merespons rencana efisiensi anggaran dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kemenko Perekonomian pada 16 Maret 2026.

Dilaporkan oleh AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berencana mempercepat penerapan kebijakan mandatori campuran bioetanol ke bahan bakar minyak (BBM) sebagai respons terhadap harga minyak dunia yang mencapai US$118 per barel. Kebijakan ini bertujuan mengurangi ketergantungan impor dan menjaga pasokan energi nasional di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan pemerintah akan memberikan sanksi tegas kepada mitra dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melanggar aturan. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Padang Pariaman pada Jumat (3/4/2026). Program MBG disebut sebagai amanat negara yang harus dikawal ketat.

Dilaporkan oleh AI

Pada 7 Maret 2026, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar penanaman jagung serentak di seluruh negeri sebagai bagian dari upaya mencapai swasembada pangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Inisiatif ini menargetkan penanaman satu juta hektare jagung, melanjutkan surplus produksi tahun sebelumnya. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara di Sumatera Selatan, menekankan peranannya dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak