Danantara rencanakan penerbitan patriot bond jilid II untuk dorong investasi

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dikabarkan akan menerbitkan obligasi patriotik atau patriot bond jilid II pada paruh pertama 2026. Rencana ini bertujuan menghimpun dana hingga Rp20 triliun untuk mendorong investasi dalam dan luar negeri, meski pihak Danantara belum mengonfirmasi kabar tersebut.

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara, atau Danantara, sedang dirumorkan akan meluncurkan penerbitan patriot bond jilid II. Menurut laporan, obligasi ini direncanakan pada paruh pertama 2026 dan menargetkan dana sebesar 1,2 miliar dolar AS, setara Rp20 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk mempercepat investasi di dalam negeri maupun internasional.

Fadli Rahman, Lead of Waste-to-Energy di Danantara Investment Management, menyatakan belum bisa memberikan tanggapan terkait rencana ini. "(Soal) patriot bond saya tidak bisa menjawab, harus orang keuangan," ujarnya saat ditemui usai konferensi pers di Auditorium CSIS Indonesia, Jakarta, pada Rabu (21/1/2026). Ia menyarankan untuk bertanya kepada tim keuangan.

Target investor kali ini mencakup pengusaha sektor kelapa sawit dan pelaku usaha lain yang belum ikut dalam jilid I tahun lalu. Penerbitan pertama berhasil mengumpulkan Rp51,57 triliun dari puluhan taipan bisnis. Sebelumnya, Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menjelaskan bahwa patriot bond dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

"Danantara Indonesia berkomitmen menjalankan mandat sebagai pengelola investasi negara dengan penuh kehati-hatian, transparansi, dan tata kelola yang baik," kata Pandu. Ia menambahkan, instrumen ini mirip dengan yang digunakan di Jepang dan Amerika Serikat untuk mendukung kemandirian pembiayaan nasional. Melalui obligasi tersebut, negara mendapatkan pendanaan stabil jangka menengah hingga panjang, sementara pelaku usaha mendapat instrumen investasi aman yang bermanfaat bagi ekonomi nasional.

Rencana ini bagian dari upaya Danantara mendukung transformasi ekonomi jangka panjang dan peran swasta dalam pembangunan negara.

Artikel Terkait

President Prabowo Subianto addresses officials, portraying global crises as opportunities for Indonesia's rise, highlighting Danantara's 300% investment growth.
Gambar dihasilkan oleh AI

Prabowo anggap krisis global sebagai peluang bagi Indonesia

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa krisis global yang sedang terjadi di mana-mana justru menjadi peluang bagi Indonesia untuk bangkit lebih kuat. Ia menekankan bahwa negara yang kuat akan selamat sementara yang lemah akan menderita, sambil memuji pencapaian Badan Pengelola Investasi Danantara yang mencapai kenaikan return on asset 300 persen dalam setahun. Prabowo juga memperingatkan jajarannya agar tidak memberikan laporan palsu.

Pembentukan Danantara dalam transformasi tata kelola BUMN dinilai membawa konsekuensi besar terhadap akuntabilitas publik. Ahli hukum menekankan bahwa karakter publik BUMN tetap harus dipertahankan meski orientasi korporatisasi semakin kuat. Pemerintah membela pengelolaan aset negara oleh BUMN baru tanpa mempersoalkan persaingan dengan swasta.

Dilaporkan oleh AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan total belanja masyarakat hingga akhir 2025 mencapai Rp 110 triliun melalui program diskon nasional. Inisiatif ini mencakup Hari Belanja Online Nasional yang telah capai Rp 35 triliun dan kampanye 'Belanja di Indonesia Aja' yang menyasar Rp 30 triliun hingga 4 Januari 2026. Tujuannya meningkatkan konsumsi dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo mengenai skema pembayaran utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh, yang dikabarkan akan dibayar sepenuhnya menggunakan dana APBN. Pernyataan ini disampaikan usai wacana tersebut muncul dari kalangan pemerintah. Saat ini, pembahasan masih dalam tahap negosiasi dengan Danantara.

Dilaporkan oleh AI

PT Pos Indonesia terus menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat di wilayah bencana Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang meski menghadapi kendala infrastruktur. Sementara itu, Bank Mandiri berkolaborasi dengan BUMN lain untuk membangun 600 unit Rumah Hunian Sementara di Aceh Tamiang, yang ditinjau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 Januari 2026.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil mengumpulkan Rp 3,1 miliar donasi dari masyarakat selama perayaan malam Tahun Baru 2026 untuk membantu korban bencana di Sumatera. Acara di Bundaran HI kali ini tanpa kembang api, diganti dengan doa bersama dan penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas. Gubernur Pramono Anung menyampaikan terima kasih atas kepedulian warga Jakarta.

Dilaporkan oleh AI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana menghentikan setoran modal tahunan Rp100 miliar untuk Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati karena belum menghasilkan keuntungan. Pengelola bandara, InJourney Airports, menegaskan bahwa dana tersebut masih diperlukan untuk menjaga operasional, keamanan, dan keselamatan. Mereka memperingatkan penurunan layanan jika pendanaan dihentikan.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak