Lucid perkenalkan konsep robotaxi Lunar untuk saingi Cybercab Tesla

Lucid Motors meluncurkan konsep robotaxi Lunar-nya pada acara Investor Day di Kota New York pada 12 Maret 2026, memposisikannya sebagai pesaing Cybercab milik Tesla. Kendaraan dua penumpang ini tidak memiliki setir atau pedal dan dilengkapi layar tengah, dibangun di atas platform EV midsize mendatang perusahaan. Melanjutkan pengungkapan kemitraan di CES 2026 dengan Uber dan Nuro, Lucid juga mengumumkan langganan teknologi self-driving baru untuk memajukan upaya otonominya.

Pada Investor Day-nya di Kota New York, Lucid merinci rencana untuk kendaraan listrik mass-market, termasuk SUV midsize Cosmos dan Earth dengan harga dasar sekitar $50.000 dan arsitektur listrik generasi berikutnya. Sorotan utama adalah konsep robotaxi Lunar, dirancang untuk operasi otonom penuh tanpa setir atau pedal, menawarkan dua kursi dan layar tengah besar. Desainnya menyerupai versi lebih kecil dari SUV Lucid Gravity dan menggunakan platform midsize yang sama dengan crossover baru tersebut. Ascendingnya memungkinkan jarak tempuh lebih panjang dengan baterai lebih kecil. Kendaraan ini menjanjikan penambahan jarak tempuh lebih dari 200 mil dalam 15 menit pengisian daya, didukung oleh arsitektur 800-volt yang mirip dengan Gravity, yang mencapai sekitar 200 mil dalam 12 menit di stasiun 350-kilowatt. Perusahaan mengklaim Lunar akan memiliki biaya operasional 40% lebih rendah dibandingkan kendaraan tradisional, meskipun tidak ada detail jadwal atau harga yang diberikan. nPengumuman ini menggarisbawahi strategi ganda Lucid: mengembangkan robotaxi melalui kemitraan—seperti pengungkapan di CES Januari dengan Uber dan Nuro untuk layanan berbasis SUV Gravity yang diluncurkan tahun ini—sambil mengintegrasikan kemampuan self-driving ke dalam EV-nya. Untuk mendukung upaya ini, Lucid memperkenalkan langganan bulanan untuk teknologi self-driving-nya, mulai dari $69 hingga $199 berdasarkan tingkat otonomi. nLangkah ini menempatkan Lucid dalam persaingan langsung dengan Tesla, yang Cybercab pertamanya meluncur dari jalur produksi di Gigafactory Texas bulan lalu, dengan produksi massal dijadwalkan pada April. Tesla baru-baru ini mengubah perangkat lunak Full Self-Driving menjadi langganan bulanan $99, naik dari pembelian satu kali, sementara Rivian menawarkan sistem Autonomy+ seharga $49.99 per bulan atau $2.500 secara langsung. Lucid bertujuan memperluas basis pelanggannya dengan EV midsize yang lebih terjangkau di tengah perlombaan menuju mobilitas tanpa pengemudi.

Artikel Terkait

Tesla Cybercab robotaxi interior at DOT event: spacious two-seat autonomous cabin with panoramic roof, central screen, no steering wheel.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla unveils Cybercab robotaxi interior at DOT event

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla showcased the interior of its two-seat Cybercab robotaxi at a U.S. Department of Transportation event in Washington, D.C., highlighting features for autonomous rides. The display emphasized accessibility and space efficiency, with mass production planned for April 2026. Riders can expect app-based hailing similar to Uber and Lyft, but without a human driver.

Elon Musk announced that Tesla's Cybercab production will begin in April, sparking confusion with the company's existing robotaxi service in Austin, Texas. The Cybercab is a steering-wheel-free vehicle unveiled in 2024, distinct from the supervised Model Y robotaxis currently operating. Musk's interchangeable use of terms has fueled online debates about the vehicles' readiness and safety.

Dilaporkan oleh AI

Tesla executives detailed during their Q4 and FY 2025 earnings call how the company plans a comprehensive robotaxi service that accommodates various passenger needs without relying solely on the two-seater Cybercab. The service will leverage the Cybercab for most trips, supplemented by Model Y vehicles and the Robovan for larger groups. Production of the autonomous Cybercab is set to begin in April 2026.

New research shows Tesla's robotaxis offer the lowest fares in San Francisco, averaging $8.17 per ride, but users face much longer wait times compared to competitors. The study by rideshare app Obi analyzed nearly 95,000 rides from late 2025 into early 2026. While Tesla holds a price edge, it ranks last in key usability metrics.

Dilaporkan oleh AI

Wolfe Research analyst Emmanuel Rosner has issued an optimistic note on Tesla's robotaxi business, projecting annual revenue of $250 billion by 2035 under certain assumptions. While highlighting long-term potential, Rosner cautions about near-term costs and high valuation risks for investors. The report also touches on upside from Tesla's Optimus humanoid robot and Full Self-Driving licensing.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak