Ahli gizi ingatkan kualitas nutrisi anak lebih penting dari jumlah makan

Esti Nurwanti menekankan bahwa anak memerlukan asupan gizi seimbang sesuai usia untuk mendukung pertumbuhan dan konsentrasi, bukan hanya makan dalam jumlah banyak.

Ahli Gizi Esti Nurwanti menyatakan kebutuhan energi anak usia 6-9 tahun berkisar 1.400 hingga 1.650 kilokalori per hari. Untuk usia 10-15 tahun, angka tersebut naik menjadi 2.000 hingga 2.400 kilokalori per hari berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019.

Esti menjelaskan bahwa asupan harus mencakup karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin dan mineral secara seimbang. Ia menganjurkan orang tua membaca label kemasan pangan untuk memilih produk yang tepat.

Aktris Tasya Kamila menambahkan bahwa aktivitas fisik rutin membantu anak tetap aktif dan fokus selama masa pertumbuhan. Pandangan ini disampaikan di Jakarta pada 14 Juni 2026.

Artikel Terkait

Officials auditing an empty school kitchen during holidays for meal program audits.
Gambar dihasilkan oleh AI

BGN to halt MBG distribution during school holidays for kitchen audits

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Deputy Head of the National Nutrition Agency Agustina Arumsari announced a temporary halt to the Free Nutritious Meals program during school holidays. The move aims to audit all Nutrition Fulfillment Service Units.

The fifth edition of the Nestlé-Finis Terrae Nutritional Observatory shows that 51% of Chilean schoolchildren have overweight or obesity, while 85% of parents believe their children have normal weight.

Dilaporkan oleh AI

Head of the National Nutrition Agency Dadan Hindayana stressed that the Free Nutritious Meal program must prioritize local food products. The move aims to support local economies in the regions.

A Wellness Mama article published May 22, 2026, describes potassium as a major electrolyte involved in nerve and muscle function and suggests common foods—such as potatoes and avocados—as dietary sources.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

A small 2023 study of adults with obesity in China found that an intermittent energy restriction program was associated with weight loss and changes in gut bacteria alongside altered activity in brain regions linked to appetite, cravings and self-control.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak