Dua pemuda ditangkap bawa senjata api rakitan di Jakarta Barat

Polisi Jakarta Barat menangkap dua pemuda yang kedapatan membawa senjata api rakitan dan amunisi di Jalan Panjang Raya, Kedoya, Kebon Jeruk. Satu rekannya berhasil kabur dan kini masuk daftar pencarian orang. Peristiwa ini terjadi dini hari pada 28 Desember 2025.

Peristiwa penangkapan itu bermula dari patroli yang dipimpin Ipda Fitroh Nurul Fahmi dari Unit 4 si Turjawali. Sekitar pukul 03.10 WIB, Minggu, 28 Desember 2025, petugas mencurigai sebuah sepeda motor yang melaju dengan tiga penumpang di kawasan tersebut. "Kami mencurigai pengendara tersebut, lalu kami berhentikan untuk melakukan pengecekan, namun pengendara tersebut menolak dan meningkatkan kecepatan berkendara atau kabur," ujar Fitroh kepada wartawan pada 1 Januari 2026.

Petugas segera mengejar kendaraan tersebut. Akhirnya, dua pemuda berhasil ditangkap, sementara satu orang lolos dan masih dalam buruan polisi. "2 tertangkap dan 1 kabur, sampai saat ini 1 kabur belum ditemukan," tambahnya.

Dari penggeledahan terhadap kedua tersangka, polisi menemukan satu pucuk senjata api rakitan, lima butir amunisi tajam, serta berbagai kunci letter T yang diduga digunakan untuk aksi kriminal. Kedua pemuda tersebut berasal dari Lampung Timur dan kini diamankan di Polsek Kebon Jeruk untuk proses hukum lebih lanjut. "Kami melakukan penggeledahan kepada kedua terduga pelaku tersebut, dan kami menemukan barang bukti yaitu 1 pucuk senpi rakitan beserta amunisi tajam 5 butir dan berbagai macam jenis kunci later T," tutur Fitroh.

Kasus ini menunjukkan kewaspadaan polisi dalam mencegah kejahatan di malam hari, khususnya yang melibatkan senjata api atau alat potong.

Artikel Terkait

Dramatic illustration depicting Indonesian police officers assaulting debt collectors in Kalibata, South Jakarta, amid chaos and arson.
Gambar dihasilkan oleh AI

Enam polisi tersangka pengeroyokan dua matel tewas di Kalibata

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Enam anggota polisi dari Satuan Yanma Mabes Polri ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan dua debt collector atau matel hingga tewas di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada 11 Desember 2025. Insiden bermula saat korban mencoba menghentikan seorang pengendara motor yang ternyata polisi, memicu serangan balasan dari rekan-rekannya. Pemerintah DKI Jakarta menyatakan situasi kini kondusif sambil menunggu hasil penyelidikan polisi.

Warga Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Padang, Sumatera Barat, dikejutkan penggerebekan dua pria diduga melakukan perbuatan mesum di toilet Masjid Syarif Cindakia pada Selasa, 16 Desember 2025. Penggerebekan dilakukan polisi dan warga setelah laporan aktivitas mencurigakan. Salah satu tersangka adalah guru ASN berusia 51 tahun, sementara yang lain mantan muridnya berusia 18 tahun.

Dilaporkan oleh AI

Enam anggota polisi Yanma Mabes Polri didakwa atas pengeroyokan dua debt collector atau matel hingga tewas di Kalibata, Jakarta Selatan, pada 11 Desember 2025. Mereka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara dan pemecatan karena pelanggaran etik. Insiden ini memicu kerusuhan yang merusak kios pedagang setempat.

Seorang debt collector tewas dan satu lainnya luka berat akibat pengeroyokan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12/2025). Insiden bermula dari penghentian pengendara motor oleh dua debt collector, yang memicu campur tangan pengendara mobil dan kelompoknya. Massa kemudian membalas dengan membakar kios dan kendaraan di sekitar lokasi.

Dilaporkan oleh AI

Eastern Cape police fatally shot a suspect during a confrontation on the R61 near Mthatha. The incident involved the Police National Intervention Unit responding to intelligence about illegal firearms. This follows a similar shootout the previous day.

Two robbery suspects are recovering from gunshot wounds after police shot at them while pursuing a gang in Likoni, Mombasa County. The incident occurred in the morning, and investigations continue. The shop's guard sustained minor injuries during the attack.

Dilaporkan oleh AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai ratusan juta rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Enam orang, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri setempat, diamankan dan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif. Ini merupakan OTT ke-11 KPK pada tahun 2025.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak