Guru dan eks murid digerebek di toilet masjid Padang

Warga Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Padang, Sumatera Barat, dikejutkan penggerebekan dua pria diduga melakukan perbuatan mesum di toilet Masjid Syarif Cindakia pada Selasa, 16 Desember 2025. Penggerebekan dilakukan polisi dan warga setelah laporan aktivitas mencurigakan. Salah satu tersangka adalah guru ASN berusia 51 tahun, sementara yang lain mantan muridnya berusia 18 tahun.

Penggerebekan terjadi di toilet Masjid Syarif Cindakia, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat. Dua personel dari Polsek Bungus bersama warga setempat bertindak setelah menerima laporan tentang aktivitas mencurigakan di area toilet masjid. Mereka mendobrak pintu toilet dan mengamankan kedua pria di dalamnya.

"Ngapain kalian, keluar! Keluar kalian kedua-duanya," kata anggota polisi yang melakukan penggerebekan, dikutip pada Rabu, 17 Desember 2025.

Salah satu tersangka berinisial S, seorang guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) berusia 51 tahun yang mengajar di salah satu SMA negeri di wilayah Bungus Teluk Kabung. Ia masih mengenakan pakaian dinas saat diamankan. Tersangka lainnya berinisial L, pria berusia 18 tahun yang tidak mengenakan pakaian. L diketahui sebagai mantan murid S saat masih di bangku SMA.

Setelah diamankan di tempat kejadian, keduanya dibawa ke Mapolsek Bungus untuk pemeriksaan awal. Selanjutnya, mereka diserahkan ke Markas Satpol PP Kota Padang untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Satpol PP kemudian mempertemukan keluarga kedua tersangka untuk proses mediasi.

Hingga kini, pihak berwenang masih mendalami kasus tersebut guna menentukan langkah lanjutan berdasarkan aturan hukum dan norma setempat. Kasus ini menyoroti isu sensitif terkait dugaan hubungan sesama jenis di lingkungan pendidikan dan masyarakat Padang.

Artikel Terkait

Split-scene illustration of KPK arresting Madiun Mayor Maidi and Pati Regent Sudewo in separate corruption operations.
Gambar dihasilkan oleh AI

KPK tangkap dua kepala daerah dalam operasi terpisah

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo dalam dua operasi tangkap tangan terpisah pada 19 Januari 2026. Penangkapan Maidi terkait dugaan korupsi proyek dan dana CSR, sementara Sudewo melibatkan pengisian jabatan perangkat desa. Kedua kasus menyoroti isu korupsi di tingkat pemerintahan daerah.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan dua operasi tangkap tangan (OTT) pada 19 Januari 2026, menangkap Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo terkait dugaan korupsi proyek dan dana CSR. Kedua penangkapan ini mengejutkan publik dan memicu peringatan dari Kementerian Dalam Negeri. Pemeriksaan terhadap tersangka masih berlangsung di Jakarta dan Kudus.

Dilaporkan oleh AI

Sebuah email ancaman bom dikirim ke 10 sekolah di Depok, yang mengklaim pengirim adalah korban pemerkosaan bernama Kamila Luthfia Hamdi yang laporannya diabaikan polisi. Polisi menyatakan narasi tersebut tidak benar dan merupakan karangan pelaku. Kasus masih dalam tahap dugaan, dengan pihak terkait akan dipanggil sebagai saksi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada lebih dari satu pengepul uang hasil pemerasan di setiap kecamatan Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terkait kasus korupsi pengisian jabatan perangkat desa yang melibatkan Bupati nonaktif Sudewo. Penyidik juga mengusut latar belakang kekosongan 601 formasi jabatan tersebut serta perencanaan anggaran gajinya dari dana desa. Pemeriksaan terhadap Pelaksana Tugas Bupati Pati dan sejumlah saksi dilakukan untuk mendalami proses tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai Rp2,6 miliar dari Bupati Pati Sudewo dan tiga kepala desa yang diduga memeras calon perangkat desa. Operasi tangkap tangan dilakukan pada 19 Januari 2026 di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dana tersebut berasal dari delapan kepala desa di Kecamatan Jaken.

Sebuah video viral menunjukkan blokade di pintu keluar Tol Rawa Buaya, Jakarta Barat, yang diduga dilakukan sekelompok 'Pak Ogah' untuk pungutan liar, memicu penangkapan enam orang oleh polisi. Namun, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengklarifikasi bahwa penutupan tersebut merupakan prosedur resmi pengelolaan lalu lintas untuk mengurangi kemacetan. Otoritas setempat kini memperketat pengawasan untuk mencegah penyalahgunaan situasi.

Dilaporkan oleh AI

Hujan deras pada Jumat malam (26/12/2025) menyebabkan banjir di jalan depan Masjid Jami Baitul Akbar, gerbang utama Kompleks Pesantren Buntet di Cirebon. Banyak sepeda motor mogok karena mesin kemasukan air, sementara mobil masih bisa melintas pelan. Polisi mengatur lalu lintas dan menyatakan genangan air kini telah surut.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak