CRISPR
Peneliti UC San Diego menggambarkan sistem CRISPR mirip gene-drive yang dirancang untuk mengurangi resistensi antibiotik pada bakteri
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi
Peneliti di University of California San Diego melaporkan bahwa mereka telah mengembangkan sistem “Pro-Active Genetics” berbasis CRISPR generasi kedua, yang disebut pPro-MobV, yang dirancang untuk menyebar antar bakteri dan menonaktifkan gen resistensi antibiotik, termasuk di dalam biofilm yang sulit diobati.
Caribou Biosciences mendiskusikan perkembangan terapi CAR-T siap pakai dalam sebuah presentasi di Bank of America Global Healthcare Conference pada 13 Mei. Direktur Utama Rachel Haurwitz menyoroti data Fase I untuk dua program yang menargetkan limfoma dan multiple myeloma.
Dilaporkan oleh AI
Peneliti di Rice University telah menemukan bahwa protein PEX11 tidak hanya membantu peroksisom membelah diri tetapi juga mengatur ukurannya selama perkembangan awal tanaman. Pada bibit Arabidopsis, mutan PEX11 mengembangkan peroksisom yang sangat besar dan kekurangan vesikel internal yang biasanya membatasi pertumbuhan. Mekanisme ini tampaknya lestari di berbagai spesies, karena Pex11 ragi mampu memulihkan fungsi normal pada mutan tanaman tersebut.
Para konservasionis terbagi pendapat mengenai usulan moratorium modifikasi genetik satwa liar pada pertemuan mendatang Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam. Sementara beberapa kelompok mencari jeda untuk menilai risiko, yang lain berpendapat bahwa teknologi seperti CRISPR sangat penting untuk menyelamatkan spesies yang terancam punah. Pemungutan suara ini bisa memengaruhi pendanaan dan kebijakan di seluruh dunia.