Tata Surya

Ikuti

Para astronom telah mendeteksi Komet 41P/Tuttle-Giacobini-Kresák berbalik arah rotasi, menandai perubahan cepat pertama yang pernah teramati pada benda langit. Komet selebar 1 kilometer ini melambat dari putaran 20 jam pada Maret 2017 menjadi 46-60 jam dua bulan kemudian, lalu berakselerasi menjadi sekitar 14 jam pada Desember. Para peneliti menduga pelepasan gas dari es yang menyublim menyebabkan pembalikan tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Para astronom yang menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble mengamati komet C/2025 K1 (ATLAS) tidak lama setelah komet tersebut terbelah menjadi empat bagian, berkat perubahan jadwal yang tidak disengaja. Gambar beresolusi tinggi ini memberikan detail yang belum pernah ada sebelumnya terkait peristiwa tersebut. Para peneliti mencatat adanya jeda yang tidak terduga dalam kecerahan komet setelah peristiwa pecah tersebut terjadi.

Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa Mars, meskipun ukurannya kecil, secara signifikan memengaruhi pola orbit Bumi yang mendorong zaman es. Peneliti mensimulasikan variasi massa Mars dan menemukan bahwa hal itu memengaruhi siklus iklim kunci. Penemuan ini menyoroti peran planet-planet kecil dalam iklim planet.

Dilaporkan oleh AI

Pandangan segar terhadap data dari misi Cassini NASA menunjukkan bahwa bulan terbesar Saturnus, Titan, kemungkinan tidak memiliki samudra subpermukaan yang luas dan malah memiliki interior berlumpur dengan kantong-kantong air cair terisolasi. Temuan ini menantang asumsi sebelumnya dan dapat membentuk ulang pencarian kehidupan di dunia berlapis es. Peneliti mempublikasikan hasil mereka pada 17 Desember di jurnal Nature.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak