Membersihkan polusi udara dapat melemahkan arus laut AMOC yang vital

Penelitian baru menunjukkan bahwa upaya untuk mengurangi polusi udara di Eropa, Amerika Utara, dan Asia Timur dapat mempercepat pelemahan Sirkulasi Pembalikan Meridional Atlantik (AMOC). Arus laut ini memainkan peran kunci dalam mengatur iklim Eropa. Para ilmuwan menggunakan berbagai model iklim untuk menilai dampaknya di bawah kondisi emisi gas rumah kaca yang terus tinggi.

Studi tersebut menemukan bahwa pada pertengahan abad ini, AMOC akan melemah sepertiga lebih lanjut dibandingkan dengan skenario di mana polusi aerosol tetap lebih tinggi. Aerosol dari sumber industri memantulkan sinar matahari dan membantu mendinginkan Atlantik Utara, yang mendukung kekuatan arus tersebut. Penghilangan aerosol ini mengungkap pemanasan tambahan yang mengganggu keseimbangan ini.

Artikel Terkait

A new study warns that a shutdown of the Atlantic Meridional Overturning Circulation (AMOC) would trigger the release of up to 640 billion tonnes of carbon dioxide from the deep Southern Ocean near Antarctica. This feedback effect could raise global temperatures by an additional 0.2°C. Researchers at the Potsdam Institute for Climate Impact Research highlight the risk as humanity's emissions continue to weaken the key ocean current.

Dilaporkan oleh AI

A patch of cooling ocean south-east of Greenland, known as the cold blob, is likely caused by a slowdown in the Atlantic Meridional Overturning Circulation, according to new research. The findings add to concerns about potential future climate impacts in Europe and beyond. Scientists remain divided on the exact causes.

New research indicates that a limited nuclear conflict between India and Pakistan could harm the ozone layer as severely as a larger war between the United States and Russia.

Dilaporkan oleh AI

Scientists using deep-diving Argo floats have pinpointed the reason behind Antarctica's dramatic sea ice contraction starting in 2016. The decline stems from a violent release of pent-up heat from ocean depths, triggered by shifting winds and salinity changes. This discovery highlights the ocean's key role in sea ice variability.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak