Polisi sita 14 ton daging domba kedaluwarsa Australia jelang Lebaran

Polisi menyita total 14 ton daging domba beku kedaluwarsa asal Australia yang diduga akan dijual di pasar tradisional Jakarta dan Tangerang menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Empat tersangka telah ditetapkan dengan peran masing-masing.

Tim Satuan Resmob Bareskrim Polri menyita 14 ton daging domba beku kedaluwarsa dari Australia yang rencananya didistribusikan ke pasar tradisional di wilayah Jakarta dan Tangerang. Penyitaan dilakukan setelah laporan masyarakat tentang perdagangan daging impor tersebut, tepat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 Masehi, saat permintaan daging meningkat tinggi. Kepala Satuan Resmob Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Teuku Arsya Khadafi, menyatakan, “Daging ini rencananya akan diedarkan di pasar-pasar tradisional yang ada di wilayah Jakarta dan Tangerang, dikarenakan permintaan daging cukup tinggi.” Kasus terungkap mulai dari penyitaan tiga unit truk berisi 9 ton daging di kawasan pergudangan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Pengembangan selanjutnya menyasar dua gudang: Gudang I di Poris Blok B1, Batuceper, Kota Tangerang, dan Gudang 2 di Jl. Raya Serang No.8, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Dari sana, disita tambahan daging seberat sekitar 12,9 ton dalam 459 kardus dari tiga kendaraan boks, dengan berat masing-masing 2.548,36 kg, 2.411,69 kg, dan 4.052,99 kg. Empat tersangka ditetapkan: IY sebagai penjual dan pemilik daging, T dan AR sebagai broker, serta SS sebagai produsen atau pembeli. Selain itu, 10 saksi diamankan beserta barang bukti. Khadafi menambahkan, “Alhamdulillah, berkat informasi masyarakat, kami bisa mengantisipasi agar tidak banyak yang beredar dan semuanya bisa kami amankan.” Kasubdit I Dit Tipidter Bareskrim Polri, Kombes Pol Setyo K. Heriyanto, menyebut 14 ton ini merupakan sisa dari total 24 ton yang dikirim dari Australia sejak 2022.

Artikel Terkait

Illustration of fried chicken stall owner discovering mutilated employee's body in freezer, with police arresting suspects in Bekasi.
Gambar dihasilkan oleh AI

Owner finds employee's body in freezer at Bekasi fried chicken stall

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Elen Saputra, owner of a fried chicken stall in Bekasi Regency, discovered the body of employee Abdul Hamid, also known as Pak Bedul, inside a freezer on Saturday, March 28, 2026. The body was wrapped in cloth and plastic, with police reporting it mutilated without hands and feet. Police have arrested two other employees as suspects.

Beef prices at Pasar Tomang Barat in West Jakarta reached Rp 160,000 per kilogram three days before Eid al-Fitr, up from Rp 140,000 previously. Trader Adi said the increase started a week earlier, though buyer numbers have dropped compared to last year.

Dilaporkan oleh AI

Polda Metro Jaya has foiled the distribution of ecstasy and methamphetamine at an apartment in Penjaringan, North Jakarta. Two suspects were detained along with 1,000 ecstasy pills and 115 grams of shabu as evidence.

Indonesian National Police arrested 321 people linked to an international online gambling syndicate at Hayam Wuruk Plaza Tower in West Jakarta on Saturday, May 9, 2026.

Dilaporkan oleh AI

Polda Metro Jaya secured several individuals and items suspected of planning to incite riots during the 2026 May Day celebrations in Jakarta. Labor rallies at Monas, the DPR building, and other sites proceeded safely and orderly. Police conducted early detection to prevent infiltration by anarchist groups.

The Polda Metro Jaya Begal Hunter Team arrested eight street crime suspects in Jakarta. One case handled involved the snatching of a phone from an Italian national at Bundaran HI.

Dilaporkan oleh AI

Indonesia's traffic police chief Irjen Pol Agus Suryonugroho said Lebaran 2026 mudik and return flows were under control, with fatalities down 30%. No notable security incidents occurred. Traffic accidents during Operasi Ketupat and KRYD fell 7%.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak