Dramatic illustration of Indonesian Brimob deserter Bripda Muhammad Rio posing as a Russian mercenary on a battlefield.
Dramatic illustration of Indonesian Brimob deserter Bripda Muhammad Rio posing as a Russian mercenary on a battlefield.
Gambar dihasilkan oleh AI

Bripda Rio dari Brimob Aceh gabung tentara bayaran Rusia

Gambar dihasilkan oleh AI

Seorang anggota Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio, diduga bergabung dengan tentara bayaran Rusia setelah melakukan disersi sejak Desember 2025. Ia telah diberhentikan tidak dengan hormat oleh Polri akibat pelanggaran etik sebelumnya dan ketidakhadiran tanpa izin. Rio mengklaim naik pangkat menjadi Letda dan menerima gaji serta bonus besar dalam rubel.

Bripda Muhammad Rio, personel Satuan Brimob Polda Aceh, menjadi sorotan setelah diduga meninggalkan tugas tanpa izin sejak 8 Desember 2025. Menurut Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, Rio tidak hadir menjalankan dinas dan tidak memberikan keterangan resmi. Upaya pencarian dilakukan dengan mendatangi rumah orang tua dan kediamannya, serta mengirimkan dua surat panggilan, sebelum menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sebelum disersi, Rio telah menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada 14 Mei 2025 atas pelanggaran etik terkait perselingkuhan, pernikahan siri, dan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sanksi yang dijatuhkan adalah mutasi demosi selama dua tahun dan penempatan di pelayanan markas (yanma) Brimob. Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, menyatakan Rio tidak aktif secara fisik sejak sidang tersebut dan telah dihukum dua kali atas KDRT serta disersi, sehingga tidak layak lagi sebagai anggota Polri.

Pada 19 Desember 2025, Rio berangkat dari Jakarta ke Rusia melalui China. Pada 7 Januari 2026, ia mengirim pesan WhatsApp kepada pejabat Brimob Polda Aceh, termasuk foto dan video yang menunjukkan keterlibatannya dengan divisi tentara bayaran Rusia di kawasan Donbass. Dalam pesan itu, Rio mengaku menyandang pangkat setara Letda dan menerima gaji RUB 210 ribu per bulan, setara sekitar Rp 42 juta, serta bonus awal RUB 2 juta atau Rp 420 juta.

Proses pemecatan Rio diputuskan melalui sidang KKEP in absentia pada Januari 2026. Kapolda Aceh mengaku tidak mengetahui motif Rio bergabung dengan pasukan Rusia, yang tengah terlibat dalam konflik dengan Ukraina. Kasus ini menyoroti isu disiplin di kalangan personel Polri.

Artikel Terkait

Former Indonesian Brimob officer Muhammad Rio in Russian army uniform, posing with multinational fighters in a Donbass trench, viral video style.
Gambar dihasilkan oleh AI

Eks brimob bergabung dengan tentara rusia di donbass

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Bripda Muhammad Rio, eks personel Brimobda Polda Aceh, telah bergabung dengan pasukan Rusia untuk berperang melawan Ukraina di kawasan Donbass. Ia meninggalkan tugas tanpa izin pada awal 2026 setelah sebelumnya melanggar etika polisi. Video viral menunjukkan Rio mengenakan seragam Rusia bersama rekan dari berbagai negara.

Seorang anggota Brimob berinisial Bripda MS diduga melakukan penganiayaan terhadap dua siswa madrasah di Kota Tual, Maluku, yang menyebabkan satu di antaranya tewas. Korban berinisial Arianto Tawakal (14) meninggal dunia akibat luka kepala berat, sementara kakaknya mengalami patah tulang. Polda Maluku telah menahan pelaku dan memulai proses hukum pidana serta etik.

Dilaporkan oleh AI

Proses hukum terhadap Bripda Mesias Siahaya, anggota Brimob yang menganiaya pelajar Arianto Tawakal hingga tewas di Kota Tual, Maluku, terus berlanjut. Berkas perkara telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Tual pada 24 Februari 2026, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Selain itu, ia telah diberhentikan tidak dengan hormat dari Polri melalui sidang etik.

Enam anggota polisi Yanma Mabes Polri didakwa atas pengeroyokan dua debt collector atau matel hingga tewas di Kalibata, Jakarta Selatan, pada 11 Desember 2025. Mereka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara dan pemecatan karena pelanggaran etik. Insiden ini memicu kerusuhan yang merusak kios pedagang setempat.

Dilaporkan oleh AI

Polri berhasil memulangkan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak pidana perdarahan orang (TPPO) modus penipuan daring dari Kamboja pada 26 Desember 2025. Para korban awalnya diiming-imingi pekerjaan sebagai operator komputer, namun dipaksa menjadi pelaku scamming online. Mereka melarikan diri dan meminta bantuan ke KBRI Phnom Penh setelah mengalami kekerasan fisik dan psikis.

Rio de Janeiro military police arrested Daniel Rodrigues dos Santos, known as Bozo, a Comando Vermelho leader in Aparecida de Goiânia, while he was at São Conrado Beach on Sunday (December 28). A fugitive from Goiás justice, Bozo had escaped the Contenção Operation in October and was hiding in Rocinha. Two other men were detained with him.

Dilaporkan oleh AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tahun anggaran 2025. Penetapan ini menyusul operasi tangkap tangan pada 3 November 2025 yang menjerat Wahid dan sembilan orang lainnya. Uang hasil pemerasan diduga digunakan untuk perjalanan luar negeri.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak