Mobil listrik di macet: berapa persen daya baterai hilang?

Kemacetan menjadi kekhawatiran bagi pemilik mobil listrik di kota-kota besar Indonesia. Berbeda dengan mobil konvensional, mobil listrik tidak boros energi saat berhenti total, tetapi konsumsi daya tetap ada dari fitur pendukung. Pengurangan baterai saat macet umumnya 1 hingga 5 persen per jam.

Kemacetan lalu lintas sering menjadi mimpi buruk bagi pengendara di Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Bagi pemilik mobil listrik yang semakin banyak, pertanyaan umum adalah seberapa besar daya baterai yang hilang saat terjebak macet lama.

Tidak seperti mobil berbahan bakar bensin atau diesel yang terus membakar bahan bakar saat mesin menyala, mobil listrik hanya mengonsumsi energi sesuai kebutuhan. Saat kendaraan berhenti total, konsumsi utama datang dari sistem seperti AC, hiburan, lampu, dan komputer onboard. Dalam situasi macet stop-and-go, pengurangan daya baterai biasanya 1 hingga 5 persen per jam, menurut informasi dari Slashgear.

Faktor utama adalah penggunaan AC; jika disetel dingin dengan kipas kencang, konsumsi bisa mencapai 5 persen per jam, khususnya pada mobil dengan baterai kecil. Elemen lain seperti sistem infotainment, pengisian gadget, dan lampu luar juga berkontribusi, meski relatif kecil. Secara keseluruhan, ini jauh lebih efisien daripada mobil konvensional.

Teknologi regenerative braking membantu mengembalikan energi saat melepas akselerator atau mengerem, meskipun efektivitasnya terbatas di kecepatan rendah. Dengan perencanaan pengisian daya yang baik, kemacetan tidak mengancam jarak tempuh harian mobil listrik secara serius.

Artikel Terkait

Vivid photo illustration of a Tesla Supercharger station depicting Tesla's dominance in adding US DC fast-charging ports in Q3 2025, with cars charging and growth stats displayed.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla mendominasi penambahan pengisian cepat DC di AS pada Kuartal 3 2025

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Amerika Serikat menambahkan 4.061 port pengisian cepat DC baru pada kuartal ketiga 2025, membawa total nasional menjadi 64.486 di 12.375 stasiun. Tesla memimpin pertumbuhan dengan memasang 1.820 port baru, yang menyumbang hampir 45% penambahan, sementara rival seperti ChargePoint dan Electrify America tertinggal. Ekspansi ini mencerminkan pasar infrastruktur EV yang semakin matang, dengan keandalan meningkat dan harga sedikit naik.

Beberapa kendaraan listrik dari Ford dan Tesla menggunakan baterai litium-besi-fosfat (LFP), yang memerlukan kebiasaan pengisian berbeda dari jenis nikel-mangan-kobalt (NMC) tipikal. Produsen mobil merekomendasikan pengisian baterai LFP ini secara berkala hingga kapasitas penuh untuk mengkalibrasi sistem manajemen baterai. Praktik ini membantu menjaga akurasi dan umur panjang, meskipun beberapa studi menunjukkan risiko jangka panjang potensial.

Dilaporkan oleh AI

Seorang YouTuber bernama Electric Vehicle Man membeli Tesla Model S Long Range Performance berusia lima tahun dengan jarak tempuh 90.000 mil dan melakukan tes untuk menilai degradasi baterainya. Hasilnya menunjukkan penurunan 11 persen selama lima tahun, yang dianggapnya memuaskan. Tes ini menyoroti kesalahpahaman yang masih berlangsung tentang umur panjang baterai kendaraan listrik.

Tesla telah merilis video yang menunjukkan truk listrik Semi-nya mengisi daya pada puncak 1,2 megawatt, menyoroti kemampuan kecepatan tinggi yang diperlukan untuk pengangkutan jarak jauh. Rekaman tersebut selaras dengan target truk untuk memulihkan 70% dari jangkauan 500 mil dalam 30 menit. Secara terpisah, versi Semi yang dirancang ulang terlihat, menampilkan peningkatan efisiensi dan pembaruan desain.

Dilaporkan oleh AI

Seorang jurnalis menguji kendaraan listrik EX30 Cross Country dan EX90 milik Volvo dalam kondisi beku di Swedia utara, menunjukkan keandalan mereka di jalan bersalju dan danau beku. Meskipun kesalahpahaman umum tentang EV di cuaca dingin, mobil-mobil tersebut memberikan traksi kuat dan keamanan, dengan tantangan jangkauan yang dapat dikelola. Tingkat adopsi EV tinggi di Norwegia menegaskan kelayakan mereka di musim dingin keras.

The ADAC has accepted higher fuel prices for climate protection, angering some of its 22 million members. Traffic president Gerhard Hillenbrand praised CO₂ pricing as the right tool to promote the switch to electric vehicles. This comes ahead of the CO₂ price increase starting in January.

Dilaporkan oleh AI

Seorang YouTuber berbasis di Oregon yang mengemudikan Tesla Model X yang dimodifikasi dari Kanada ke Argentina mengalami masalah kendaraan utama pertamanya di bagian terpencil Kolombia. SUV listrik yang dikonversi menjadi camper menghadapi kait pengisian yang macet sehingga memerlukan derek. Perjalanan ini menyoroti kelayakan dan tantangan perjalanan jarak jauh EV di seluruh Amerika.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak