Sebuah mobil mewah Porsche Cayenne yang menggunakan pelat nomor dinas Kementerian Pertahanan (Kemenhan) ternyata palsu, ditemukan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Petugas Kemenhan melakukan pemeriksaan rutin pada 28 Januari 2026 dan mengonfirmasi bahwa kendaraan tersebut bukan milik dinas. Pengemudi ditangkap dan mobil diserahkan ke polisi.
Kejadian ini bermula dari pemeriksaan rutin yang dilakukan petugas Kementerian Pertahanan (Kemenhan) pada Rabu, 28 Januari 2026, di area Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Mobil Porsche Cayenne dengan pelat nomor dinas 50212-00 terlihat mencurigakan, sehingga dilakukan pengecekan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan administrasi menunjukkan bahwa kendaraan tersebut tidak tercatat dalam inventaris dinas Kemenhan, dan pelat nomor yang digunakan tidak sesuai dengan data resmi.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan Setjen Kemenhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengonfirmasi temuan tersebut pada Kamis, 29 Januari 2026. "Dari hasil pemeriksaan dan pengecekan administrasi, kendaraan dimaksud tidak tercatat sebagai kendaraan dinas, sementara pelat nomor dinas yang digunakan tidak sesuai dengan data inventaris," katanya.
Atas penyalahgunaan atribut negara ini, pengemudi langsung diamankan, dan mobil disita. Kendaraan kemudian diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur melalui koordinasi antarinstansi, disertai Surat Tanda Bukti Laporan Pengaduan Nomor STTLP/B/371/I/2026/SPKT.
Brigjen Rico menekankan sikap tegas Kemenhan terhadap kasus serupa. "Kami tidak mentolerir penggunaan atribut dinas secara tidak sah. Setiap temuan akan ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum, agar proses berjalan sesuai aturan," ujarnya. Kemenhan juga telah membentuk satuan tugas khusus untuk mengawasi penggunaan identitas dan fasilitas dinas, guna menjaga integritas institusi dan kepercayaan publik.