Sudrajat, pedagang es kue jadul yang viral setelah dituduh menggunakan bahan spons oleh aparat, menerima bantuan sepeda motor dari Kapolres Metro Depok pada 27 Januari 2026. Insiden terjadi pada 24 Januari di Kemayoran, Jakarta Pusat, di mana Sudrajat mengaku mengalami kekerasan fisik, meski pihak kepolisian membantah dan meminta maaf atas kesalahan asumsi. Pemeriksaan laboratorium membuktikan produknya aman dikonsumsi.
Pada Sabtu, 24 Januari 2026, Sudrajat sedang berjualan es kue jadul di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, ketika dipanggil oleh Babinsa Serda Herdi Purnomo dan Bhabinkamtibmas Aiptu Ikhwan Mulyadi. Mereka menuduh dagangannya mengandung bahan spons, berdasarkan laporan warga, dan membakar sampel untuk menguji, seperti terlihat dalam video viral. Sudrajat mengaku mengalami penganiayaan fisik, termasuk dipukul dengan cincin, disabet selang air, ditendang, dan dikurung selama satu jam di pos. 'Saya ditonjok pakai cincin, dipukul, diinjek-injek. Kayak anjing, kaki diangkat-angkat,' kata Sudrajat dalam wawancara YouTube pada 28 Januari 2026. Ia trauma hingga tak berjualan selama tiga hari, khawatir 'dikeroyok mati'./n/nPihak kepolisian membantah tuduhan kekerasan saat pemeriksaan di Polsek Kemayoran, karena Sudrajat tidak melaporkannya. 'Pak Sudrajat tidak menyampaikan adanya informasi mendapat penganiayaan,' ujar Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra pada 27 Januari. Namun, Tim Dokpol Polda Metro Jaya memeriksa sampel dan menyatakan es kue aman, tanpa polyurethane foam atau bahan berbahaya. Aiptu Ikhwan Mulyadi meminta maaf pada 26 Januari: 'Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang timbul.' TNI AD, melalui Brigjen Donny Pramono, berharap tak ada konflik panjang dan menyelesaikan secara kekeluargaan./n/nPropam Polda Metro Jaya sedang menyelidiki Aiptu Ikhwan atas dugaan pelanggaran. Pada Selasa, 27 Januari, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras mengunjungi rumah Sudrajat di Bojong Gede, Bogor, dan memberikan sepeda motor tosca serta modal usaha. 'Mudah-mudahan bermanfaat untuk berjualan,' katanya. Keluarga Sudrajat menyambut bahagia, meski ia masih trauma.