General Motors sepakat bayar 12,75 juta dolar AS untuk selesaikan gugatan data di California

General Motors telah mencapai kesepakatan dengan California untuk membayar denda perdata sebesar 12,75 juta dolar AS atas penjualan data mengemudi pelanggan. Perjanjian tersebut juga memberlakukan larangan lima tahun untuk menjual informasi semacam itu kepada lembaga pelaporan konsumen, menambah tindakan regulasi sebelumnya termasuk penyelesaian FTC yang telah difinalisasi awal tahun ini.

Penyelesaian ini menuntaskan tuduhan bahwa General Motors mengumpulkan data mengemudi melalui program OnStar-nya dan menjualnya kepada perantara tanpa persetujuan pelanggan. Data tersebut mencakup nama, detail kontak, geolokasi, dan perilaku mengemudi, yang kemudian dapat dipasarkan oleh perantara kepada perusahaan asuransi. Undang-undang California sebenarnya sudah melarang perusahaan asuransi menggunakan informasi ini untuk menaikkan tarif, namun gugatan tersebut mengklaim bahwa penjualan data tersebut tetap melanggar aturan privasi negara bagian.

Hal ini menyusul perintah yang telah difinalisasi oleh Komisi Perdagangan Federal AS pada Januari 2026, yang melarang GM membagikan data kendaraan serupa kepada pihak ketiga selama lima tahun dan mengharuskan adanya persetujuan eksplisit. GM sendiri telah menghentikan program Smart Driver-nya pada tahun 2024 di tengah banyaknya investigasi dari tingkat negara bagian.

Artikel Terkait

Courtroom scene illustrating Tesla's lawsuit against California DMV over Autopilot and Full Self-Driving false advertising claims.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla sues California DMV to overturn false advertising ruling on Autopilot and Full Self-Driving

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla filed a lawsuit on February 13, 2026, against the California Department of Motor Vehicles, challenging a December 2025 ruling that accused the company of misleading consumers through marketing of its Autopilot and Full Self-Driving features. Despite complying with required changes to avoid a sales license suspension, Tesla argues the decision was factually erroneous, legally flawed, and lacked evidence of consumer harm. The dispute underscores intense scrutiny of Tesla's driver-assistance systems amid its major California operations.

Google has reached a preliminary $135 million settlement in the class-action lawsuit Taylor v. Google LLC, which accused the company of transferring data from Android phones without users' permission, using cellular data. The agreement covers U.S. Android users with cellular plans from November 12, 2017, onward. A final approval hearing is set for June 23.

Dilaporkan oleh AI

Tesla has ceased using the term 'Autopilot' in its California vehicle marketing and rebranded driver assistance features, complying with a California Department of Motor Vehicles (DMV) order and avoiding a 30-day suspension of its dealer license. The changes stem from a years-long dispute over misleading names for its Level 2 systems, which require constant human supervision. DMV Director Steve Gordon commended Tesla for protecting consumers.

Farming equipment maker John Deere has agreed to pay $99 million to settle a class action lawsuit from customers. The suit alleged the company restricted access to repair tools for its tractors and other equipment, creating a monopoly in the repair market. The announcement came on Monday.

Dilaporkan oleh AI

California DMV records show Tesla completed zero miles of autonomous testing on public roads in 2025—the sixth consecutive year without activity—stalling progress toward driverless robotaxi approvals under new rules requiring 50,000 supervised miles. While robotaxis launch driverless in Austin and pilots expand elsewhere, the company faces regulatory hurdles, business challenges, and a recent share dip.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak