Halaman Wikipedia Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang tiba-tiba diedit oleh oknum, menambahkan kalimat sarkastik 'Ade Kuswara Kunang koruptor hukum gantung aja' setelah penangkapannya oleh KPK dalam kasus suap. Perubahan ini diduga sebagai bentuk kekecewaan masyarakat atas dugaan korupsi di Kabupaten Bekasi. Belum ada keterangan resmi tentang pelaku penyuntingan tersebut.
Pada Selasa malam, 23 Desember 2025, halaman Wikipedia Ade Kuswara Kunang, bupati termuda di Bekasi, mengalami perubahan mencolok. Di bagian samping kanan atas, yang berisi foto sang bupati, ditambahkan kalimat 'Ade Kuswara Kunang koruptor hukum gantung aja'. Suntingan ini masih terlihat hingga tengah malam, menurut laporan VIVA.
Perubahan tersebut terjadi tak lama setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 18 Desember 2025, menangkap 10 orang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pada 20 Desember, KPK menetapkan Ade Kuswara Kunang (ADK), ayahnya HM Kunang (HMK) sebagai kepala desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, serta Sarjani (SRJ) dari pihak swasta sebagai tersangka. ADK dan HMK diduga sebagai penerima suap ijon proyek di Pemkab Bekasi, sementara SRJ sebagai pemberi suap.
KPK juga menyita uang ratusan juta rupiah pada 19 Desember. Pada 22 Desember, penggeledahan di kompleks Pemkab Bekasi menghasilkan lima ponsel sitaan, salah satunya milik kepala dinas dengan jejak komunikasi yang dihapus, kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. "Diduga milik pihak-pihak di dinas atau yang merupakan kepala dinas," ujarnya.
Pada 23 Desember, KPK menggeledah rumah pribadi ADK, menyita dokumen dan satu unit Toyota Land Cruiser, serta menggeledah perusahaan HMK untuk barang bukti elektronik. Penyidik berencana geledah lebih lanjut untuk melengkapi bukti.
Aksi vandalisme ini mirip kasus sebelumnya, seperti penyuntingan profil Arteria Dahlan pada 2019 menjadi 'tukang bacot pengacara dan politisi yang gila hormat'. Belum ada identifikasi pelaku, tapi diduga respons kekecewaan publik atas perilaku korupsi pejabat.