Koki Prancis Romain Fornell, yang dikenal dengan restoran-restorannya berbintang Michelin di Spanyol dan Prancis, kini mengambil alih arah kuliner tiga tempat ikonik di Paris: Prunier, Lafayette, dan Lapérouse. Lahir di Toulouse pada 1976, Fornell meraih bintang Michelin pertamanya pada usia 25 tahun dan menjadi koki Prancis satu-satunya yang mendapatkannya di dua negara. Penghargaan Prix Pyrénées terbarunya menyoroti kontribusi lintas batasnya dalam bidang gastronomi.
Karier Romain Fornell meliputi Prancis dan Spanyol, di mana ia kini mengoperasikan sembilan restoran di Barcelona, termasuk Caelis berbintang Michelin, Casa Tejada yang fokus pada pasta, serta spesialis nasi dan ikan Tejada Mar. Ia juga mengelola bar atap Azul dan Ohla, bersama bistro Café Turó. nnFornell memulai jalur kariernya di Toulouse, yang membawanya meraih bintang Michelin di La Chaldette di wilayah Occitanie, Lozère, saat berusia 25 tahun. Empat tahun kemudian, pada 2005, ia meraih bintang kedua di Caelis di Barcelona, sebuah prestasi unik di antara koki Prancis karena meraih penghargaan di dua negara. Kesuksesan ini menjadi fondasi ekspansinya di Spanyol sejak tiba pada 1996. nnBaru-baru ini, Fornell menerima Prix Pyrénées dari Kamar Dagang Prancis, sebuah kehormatan yang sangat membanggakan baginya sebagai orang Prancis yang berbasis di Barcelona. Usaha terbarunya melibatkan pengawasan dapur-dapur Prunier, Lafayette, dan Lapérouse di Paris, situs bersejarah yang menarik pengunjung internasional. Lapérouse, yang didirikan pada 1776, pernah memiliki tiga bintang Michelin pada 1933 dan mendekati peringatan 250 tahunnya pada 2026. nnKolaborasi ini berasal dari pertemuan dengan Benjamin Patou, pemilik mantan Moma Group, di Hotel La Gavina di S'Agaró. Patou, yang bermitra dengan Antoine Arnault dari Christian Dior dan LVMH, mengundang Fornell setelah seorang koki meninggalkan proyek mereka. Awalnya ragu-ragu, Fornell akhirnya menerima, mengingat masa awalnya bekerja untuk Alain Ducasse dan melewati tempat-tempat seperti Prunier yang tidak terjangkau. nnSetiap tempat mempertahankan karakternya: Prunier menekankan warisan kaviarnya, Lapérouse menawarkan klasik seperti tiram dan sole meunière, serta Lafayette menyajikan hidangan ikan modern dalam pengaturan bergaya istana. Restoran-restoran ini beroperasi pada kapasitas penuh di bawah perjanjian konsultasi yang dapat diperbarui. Fornell, yang juga Ksatria Legiun Kehormatan, menekankan kerendahan hati: “Anda harus memperhatikan segalanya, selalu tampil pada performa terbaik, dan yang terutama, tetap rendah hati.” Ia fokus pada masa kini, menghindari perencanaan berlebih di tengah perjalanannya antarnegara.